Jangan bersedih, ingatlah allah selalu!

Jangan bersedih, ingatlah allah selalu!

 

{Ingatlah itu hanya dengan allahllah hati menjadi tenang.} (1S. Ar-Ra’d:28)

{karena itu,ingalah kamu kepada Ku,niscaya Aku ingat (pula) kepadamu.} (QS. Al-Baqarah:152)

{laki-laki dan perempjan yang banyak mengingat Allah.} (QS. Al-Ahzab:35)

{wahai orang-orang yang beriman,banyaklah kamu mengingat nama Allah dan bertasbihlah di waktu pagi dan petang.}(QS. Al ahzab:41)

{hai orang-orang yang beriman,janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah.} (QS.Al-Munafiqun:9)

{dan,ingatlah Rabb-mu jika kamu lupa.} (QS. Al Kahfi:24)

{dan,bertasbihlah denganmemuji Rabb-mu ketika kamu bangun berdiri.Dan bertasbihlah kepada-Nya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam binatang-binatang (di waktu fajar).}(QS.Al-Thur:48-49)

{hai orng-orang yang beriman, apabila kamu menerangi pasukan (musuh),maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyakya aagara kamu beruntung.} (QS. A l-Anfal:45)

Desebutkan dalam hadits shahih:”perumpaan orang yang mengingat Rabb-nya dan yang tidak mengingat Rabb-nya adalah seperti orang yang hidupadan orang yang mati’

Rosulullah juga bersabda,”para mufarridun akan mendahului’.

Para sahabat bertanya, “siapakah para mufarridun itu,wahai Rasulullah?’

Dalam hadist shahih yang lain disebutkan:”maukah aku beritahukan kepada kalilan suatu amal yang yang paling baik dan paling suci dalampandangan Raja kalian, dan lebih baik dari menginfakkan emas dan uang, dan lebih baik dari pada kalian menemui musuh kalian,lalu kalian saling menyabetkan padang ke leher masing-masing?”

Para sahabat menjawab,”silahkan,wahai Rasulullah!”Rasulullah bersabda,”Dzikir kepada Allah!”

Dalam sebuah gadits dikisahkan, suahdan seseorang mendatangi Rosulullah dan berkata kepadanya, “wahai Rasulullah, sesungguhnya syariat Islam telah terlalu banyak untukku,sementara usiaku sudah tua, maka kabarkanlah kepadaku sesuatu yang dapat aku pegang teguh.”

Rasulullalh menjawab, “selamalidahmu basah dengan berdzikir kepada Allah.”

            Jangan Bersedih Dan Putus Asa Dari Rahmat Allah!

{sesungguhnya, tiada berputus asa dari rahmat Allah kecuali orang-orang kafir.} (QS. Yusuf:87)

{sehingga apabila para rasul tidak mempunyai harapan lagi (tentang keimanan mereka) dan meyakini bahwa mereka telah didustakan,datanglah kepada para rasul itu pertolongan kami, lalu diselamatkan orang-orang yang kami kehendaki.}(QS.Yusuf:110)

{maka kami telah memperkenankan doanya dan menyaelamatkannya dari kedukaan. Dan kemikianlahkami selamtkan orang-orang yang beriman.}(QS.Al-anbiya:88)

{dan, kamu menyangka kepada allah dengan bermacam-macam prasamgka. Di situlah diuji orang-orang mukmin dan digoncangkan hatinya dengan goncangan yang sangat.}(QS.Al-Ahzab:10-11)

Jangan Bersedih Karena Gangguan Orang Lin, dan Maafkanlah Orang yang Berbuat Jahat Kepada Anda!

 

            Harga hukuman (qisash) yang paling mahal adalah yang harus dibayarkan koleh seorang pendendam dan pendengki saat ia mendengki orang-orang asalnya, ia harus membayar semua itu dengan hati, daging,darah,perasaan,kedamaian,ketentraman,dan kebahagiaannya. Maka,betapa merugiya seorang pendengki.

            Allah telah mengabarkan kepada kita tentang obat dan penyembuhan dari penyakit ini

{dan, orang-orang yang menahan amarahnya dan memafkan (kesalahan) orang.}(QS. Al-Ali’Imran:134)

{jadilah kamu pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’rruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.}(QS.Al-Araf:199)

{tolakla (kejahatan) itu dengan cara yanglebih baik, dan tiba-tiba orang yang antara kamu dan dia ada permusuhan, seolah-olah dia telah menjadi teman yang amat setia.}(QS.Fushshilat:34)

Jangan Bersedih Atas Kegagalan, Karena Anda Masih Memilliki Banyak Kenikmatan!

Renungkanlah:betapa banyaknya dan karunia Allah yang Ada pada Anda. Lalu, bersyukurla kepada-Nya atas semua itu,dan sadarilah bahwa anda benar-benar telah bergelimang dengan pemberian-Nya.

Allah berfirman,

{Dan,jika kamu menghitung-hitung nikmat allah niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya}(QS. Ibrahim:34)

(Dan, menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan bathin.)(QS.Luqman:20)

(Dan, apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari allahlah datangnya.)(QS. An-Nahl:53)

            Allah menegaskan betapa besarnya kenikmatan yang Dia berikan kepada hamba-hamba-Nya sebagaimana berikut,

(bukanlah Kamu telah memberikan kepadanya kedua mata, Lidah dan dua bibir. Dan Kami telah menunjukan kepadanya dua jalan.)(QS. Al-Balad: 8-10)

            Ada banyak kenikmatan yang terus mengalir: nikmat kehiduapan, nikmat kesehatan, nikmat pendengaran, nikamat penlihatan, nikmat kedua tangan dan kedua kaki, nikmat air dan udara, dan nikmat makanan. Dan, yang paling agung dari semua itu adalah nikmat hidayah rabbaniyah,yakni agama Islam. Apakah Anda ingin menjual kedua telinga Anda dengan garga satu juta dolar? Apakah Anda ingin kedua tangan Anda dibeli dengan harga satu juta dolar? Apakah Anda ingin menjual hati Anda dengan harga satu juta dolar? Betapa banyak harta yang ada di tanganmu namun Anda tidak menunaikan rasa syukurmu.

Jangan Bersedih Atas Sesuatu Yang Tak Pantas Anda Sedihkan

 

            Kebahagian seseorang akan semakin bertambah, berkembang, dan mengakar adalah manakala ia mampu mengabaikan semua hal sepele yang tak berguna. Karena, orang yang berambisi tinggi adalah yang lebih memilih akhirat.

            Syahdan, seorang ulama salaf memberi wasiat kepada saudaranya demikian, “bawalah ambisismu itu ke satu arah saja, yakni bertemu dengan Allah, bahagia di akhirat, dan damai di sisi-nya.

(pada hari itu kamu dihadapakan (kepada tabb-mu), tiada sesuatu pun dari keadaanmu yang tesembunyi bagi Allah.)(QS. Al-Haqqah:18)

            Tidak ada ambisi yang lebih mulia selain amabisi yang demikian itu. Apalah arti sebuah ambisi yang hanya tertuju pada kepada kehidupan ini saja. Karena, semua itu hanya akan bermuara pada ambisi untuk meraih kedudukan, jabatan, emas perak, anak-anak, harta benda, nama besar dan kemasyhuran, istan-istana dan rumah-rumah besar yang kesemuanya ini akan musnah dan sirna.

            Allah s.w.t menggambarkan salah satu sifat musuh-musuh-Nya, yakni kaum munafik sebagaimana berikut:

(sedangkan yang segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri. Mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah.)(QS. Ali-Imran:154)

            Begitulah, mereka hanya berambisi memuaskan hawa nafsu. Perut , dan syahwat mereka. Maka, mereka pun tak memiliki amvisi yang lebih tinggi dari itu.

            Syahdan, tatkala Rasulullah membaiat para sahabat di bawah suatu pohon, ada seorang munafik yang justru meninggalkan baiat itu untuk mencari untanya yang berwarna merah. San orang itu berkata, “Aku akan lebih bahagia dengan menemukan untaku daripada aku ikut baiat yang kalian lakukan itu.”Maka Rasulullah pun berkata,”Kalian semua mendapat ampunan, kecuali pemilik unta merah ini.”

            Bahkan, orang munafik seringkali tak hanya ingin menyesatkan dirinya sendiri, tetapai juga acapkali mengajak para sahabat yang lain. Terbuktin, mereka misalnya pernah berkata, “Tak usahlah kalian berangkat perang pada saat panas-panas begini.”Maka, Allah pun menimpali demikian,

{Katakanlah:”Api neraka Jahannam itu jauh lebih panas.”}(QS.At-Taubah:81)

            Orang munafik yang lain pernah berkata,

{Berilah saya izin (tidak pergi berperang) dan janganlah kamu menjadikan saya terjerumus ke dalam fitnah.}(QS.At-Taubah:49)

            Itulah orang munafik. Dia hanya memikirkan keuntungan pribadinya saja.

{Ketahuilah, bahwa mereka telah terjerumus ke dalam fitnah.}(QS. At-Taubah:49)

            Selain itu, orang munafik selalu mencemaskan harta dan keluarganya saja. Terbukti, mereka pernah berkata,

{Harta dan keluarga kami telah merintangi kami, maka mohonkanlah ampunan bagi kami,}(QS.Al-Fath: II)

            Demikianlah, semua ambisi dan keinginan mereka itu sangat rendah sekali dan tak bernilai. Dan ambisi seperti itu hanya akan dikejar oleh orang-orang bodoh yang tak berharga. Lain halnya dengan para sahabat yang agung, karena mereka selalu mengharapkan keutamaan dan keridhaan dari Allah.

Jangan Bersedih, Usirlah Setiap Kegalaluan!

            Berhentinya seorang mukmin dari beraktivitas adalah kelalaian. Kekosongan adalah musuh yang mematikan, dan kesenggangan adalah sebuah kemalasan. Dan kebanyakan orang yang selalu gundah dan hidup dalam kecemasan adalah mereka yang terlalu banyak waktu senggangnyadan sedikit aktivitasnya. Adapun manfaat yang mereka dapatkan dari semua itu adalah hanya sekadar desas-desus dan omong kosong yang tak berguna. Itulah keuntungan yang juga diraih oleh mereka yang tak pernah mengerjakan amalan yang bermakna dan berbuah pahala.

            Oleh sebab itu, hendaknya kamku senantiasa bergerak, bekerja, mencari, membaca, membaca al-Qur’an, bertasbih, menulis atau mengunjungi sahabat.

Gunakan waktu sebaik-baiknya, dan jangan biarkan ada satu menit pun yang terbuang sia-sia! Ingat, sehari saja Anda kosong tak bergerak, niscaya kegundahan, keresahan godaan dan bisikan setan akan mudah menyelinap dalam tubuh Anda! Dan bila sudah demikian, maka Anda akan menjadi lapangan permainan para setan.

Jangan Bersedih Bila Kebaikan Anda Tak Dihargai Orang, Sebab yang Anda Cari Adalah Pahala dari Allah!

 

            Iatkan semua amal perbuatan itu hanya karena Allah semata dan jangan mengharap terima kasih dari orang lalin! Jangan pernah resah dan gundah karena kebaikan Anda pada orang lain justru dibalas dengan perbuatan keji, atau ketika “tangan putih” yang Anda ulurkan dibalas dengan tamparan yang menyakitkan. Betapapun, apa yang Anda cari seharusnya hanya pahala dari kebaikan dari Allah.

            Allah berfirman tentang wali-wali-Nya,

{Mereka mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya}(QS.A;-Fath:29)

            Juga tentang nabi-nabi-Nya,

{“Aku tidak meminta upah sedikit plun kepadamu atas dakwahku.”}(QS.Shad:86)

{Katakanlah:”Upah apapun yang aku minta kepadamu, maka itu untuk kamu.”}(QS.Saba;47)

{padahal tidak ada seorang pun memeberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya}(QS,Al-Lail:19)

(sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah mengharapkank keridhoan allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan)terima kasih}(QS.Al-Insan;9)

Seorang penyair berkata,

Siapa yang berbuat baik tidak akan sirna pahalanya

Dan tidak akan sirna kebaikannya di sisi Allah dan manusia.

Berbuata baiklah kepada Yang Maha Esa., sebab hanya dia-lah yang akan memberi pahala. Dia lah yang akan memberi karunia. Allah lah yang akan menjatuhkkan sangsi, membalas setiap amal. Dan, yang akan meridhai dan juga murka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi Allah.

Ketika para sahabat banyak yang terhadap sebagai syuhada dikota kandahar, Umar berkata kepada para sahabatnya yang tersisa, “siapa saja yang terbunuh?” maka disebutkanlah sejumlah nama.”dan, masih banyak lagi yang tak kau kenal,”jawab para sahabat itu. Maka tiba-tiba kedua mata Umar meneteskan air mata, dan seketika itu ia menimpali,”tapi Allah mengetahui mereka.

Alkisah, ada seorang salih memberi sepiring makanan kepada orang yang buta. Konon,ketika akan mengetahui hal itu,keluarga salih berkata,”bukankah orang buta itu tidak tahu apa yang di makannya.”

“tapi, bukankah Allah mengetahuinya.,”jawaba orang salih itu.”

Selama Allah masih melihat dan mengetahui kebaikan yang anda lakukan, serta mengetahui keutamaan yang anda ulurkan, maka janganlah mengharapkan pujian dari orang lain.

Jangan Bersedih Atas Cercaan dan Hinaan orang!

(mereka sesekali tidak akan membuat mudaharat kepada kamu,selain dari gangguan-gangguan celaan saja.)(QS.Al-Imran:111)

(dan, janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran)mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang merekak tipu dayakan.)(QS.An-Nahl;127)

(dan,janganlah kamu menghiraukan gangguan-gangguan mereka dan bertakwalah kepada Allah dan, cukuplah orang sebagai pelindung.)(QS.Al-Ahzab;48)

(maka, Allah membersihkan dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan)(QS.Al-
Ahzab;169)

Sebuah hadist hasan yang menunjukan bahwa rosulullah telah bersabda,”janganlah kalian menyampaikan kejelekan-kejelekan kepada sahabatku kepadaku,sebab saya ingin keluar menemuimu dalam keadaan dada yang bersih.”

Janganlah Bersedih Atas Sesuatu yang Sedikit, sebab Kepadanya keselamatan!

Setiap kali raga menikmati kenikmatan, sebenaranya ruh merasakan tertekan.dan, dalam situasi yang serba kekurangan itu sebenarnya tersimpan keselamatan.bersikap zuhud terhadap diduni misalnya,ternyata merupakan kesenangan yang hanya akan diberikan Allah kepada hamba-hamba yang disukai-Nya.

(sesungguhnya, kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya.)(QS.Maryam;40)

Seorang penyair mengatakan

Air,roti,dan naungan konon

Adalh nikmat yang paling besar

Aku ingkari nikmat Rabb-ku

Jika akuk berkata itu sedikit saja

Bukankah dunia tak lebih dari air dingin,roti yang hangat dan naungan yang teduh?

Penyair yang lain menyatakan,

Curahan hujan mutiara langit Sardib

Dan luapkan sumur-sumur Takruratibra

Jika aku hidup maka aku tidak pernah kehabisan makan

Dan jika aku mati tidak akan kehabisan kuburan

Ambisiku adalah ambisi raga dan jiwa

Adalah jiwa merdeka yang melihat kehinaan sebagai kekufuran

Jika aku tidak puas dengan makanan selama hidupku

Maka kenapa aku datang menemuimu Zaid dan Umar!

Seperti itu lah orang-orang yang hidup yang berpengaruh hidup teguh prinsip, jujur dalam dakwah,dan sungguh-sungguh dalam menjalani risalah mereka.

Jangan Bersedih atas apa yang masih mungkin akan terjadi!

Dalam kitab taurat disebutkan bahwa kebanyakan pada yang ditakuti tidak pernah terjadi. Ini berarti, kebanyakan kekhawatiran manusia itu tidak akan terjadi. Karena, dalam otak manusia itu lebih banyak khayalan dari pada kabar kebenaran yang pasti terjadi.

Seorang penyair mengatakan,

Aku berkata kepada kalbuku saat didera rasa takut yang mengejutkan,

“bergembiralah, sebab kenyataan yang engkau takuti adalah dusta”

Artinya, manakala sebuah peristiwa terjadi pada anda, atau anda mendengar ramalan tentang suatubencan,anda tak perlu resah,cemas, dan bersedih. Sebab, manusia tak akan pernah menendang anjing dan orang-orang yang tak berharga pastilah tak akan pernah terkena sasaran pendengki, artinya, manakala keritikan yang anda terima semakin pedas maka semakin tinggi pula harga anda.

Seorang penyair mengatakan.

Niscaya terhadap orang-orang mulia itu selalu ada orang-orang yang mendengki

Dan tak akan kau jumpai orang-orang yang hina itu didengki

Zuher mengatakan mereka selalu didengki karena nikmat yang mereka miliki,

Padahal Allah tak akan mencabut apa yang mereka dengkikan itu.

Seorang penyair yang lain berkata

Jika seseorang berhasil menggapai puncak langit kemuliaan

Maka musuhnya adalah bintang-bintang di langit kedengkian

Ia akan dilempar dengan busur-busur atas semua kebesarannya

Meski apa yang mereka lakukan tidak akan sampai sasaran

Syahdan, ketika Nabi Musa a.s. memohon kepada Allah agar dia menghentikan kejahatan mulut kaumnya, Allah berfirman,”Wahai Musa, aku tidak lakukan itu untuk diri-ku. Akau menciptakan dan memberi mereka rezeki, namun mereka justru mencela dan mengejek-ku.”

Dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa rasulullah bersbda,”Allah berfirman:”anak adam mencerca dan mengina-ku padahal tidak sharusnya ini ia lakukan. Adapun cercaannya kepada-ku adalah bahwa dia mencerca zaman, sedankan hinaannya kepada-ku adalah ia mengatakan bahwa aku memiliki sahabat wanita dan anak, padahal aku tidak memiliki sahabat wanita dan anak.”

Anda tidak akan pernah dapat membungkan mulut manusia untuk tidak melakukan pelecehan terhadap kehormatan anda. Meski demikian, anda dapat melakukan kebaikan dan menghindari perkataan dan kritikan mereka.

Seorang penyair berkata,

Aku bejumpa dengan orang bodoh yang mencelaku

Kutinggalkan ia seraya berkata, “aku tidak peduli”

Penyair yang lalin berkata,

Jika orang bodoh bicara, jangan kau timpli

sebab sebaik-baik jawaban baginya adalah diam seribu bahasa

Meski demikian, tak ada salahnya bila orang-orang yang bodoh itu sesekali dilawan dan ditantang. Atau katakan saja pada mereka,

Jika kebaikan yang tampak pada perbuatanku adalah dosa-dosa

Maka katakanlah kepadaku, bagaimana aku harus meminta maaf

Pada umumnya, orang-orang yang kaya senantiasa dibayangi kegelisahan. Bahkan, ketika harga saham mereka tiba-tiba naik pun, mereka akan tetap gelisah karena cemas dengan nasib saham mereka yang mungkin aja besok akan menurun.

Allah berfirman,

(kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lahi pencela. Yang mengumpulkan garta dan menghitung-hitungnya. Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalknnya. Sesekali-kali tidak! Sesungguhnya dia akan dilempar ke neraka Hutamah,)(QS. Al-Humazah:1-4)

Seorang sastrawan barat mengatakan,”lakukan apa yang kau pandang benar, dan palingkan punggungmu dari semua kritikan yang tak berharga.”

Jangan pernag membalas cercaan atau olok-olok yang melakui hati anda! Karena, kesabaranmu dalam menghadapi semua itulah yang akan dengan sendirinya menguburkan semua kehinaan. Kesabaran adalah sumber kemuliaan. Diam adalah sumber kekuatan untuk mengalahkan musuh, dan memaafkan adalah sumber dan tangga untuk mencapai pahala dan kemuliaan.

Ingat, separoh dari orang yang pernah mencerca atau mengkritik anda itu akan melupakan cercaan mereka, sepertiganya tidak sadar dengan apa yang mereka lontarkan, dan selbihnya tidak akan mengeti apa dan mengapa mereka mencerca anda. Maka dari itu, jangan pernah cercaan mereka kau masukkan hati dan jangan pula berusaha untuk membalas apa yang mereka katakan itu.

Seorang bijak bestari berkat, “orang-orang akan sibuk menggunjingku menakala jatah roti mereka berkurang dari jatahku. Dan jika tak ada seseorang pun dari mereka yang kehausan, maka mereka tak akan pernah mengusik kematian dan kematianmu.”

Rumah yang senantiasa tenteram meskipun banyak ada sepotong roti di dalamnya, adalah lebih baik dari sebuah rumah yang penuh dengan makanan lezat tetapi tak pernah lekang dari keganduhan dari sumpah serapah.

Rehat

Jangan bersedih! Karena rasa sakit dapat sirna, cobaan akan pergi, dosa akan terampuni, hutang akan terbayar, narapidana akan dibebaskan, orang yang hilang akan kembali, orang yang melakukan kemaksiatan akan bertaubat, dan orang yang fakir akan menjadi kaya.

Jadi bersedih! Tidakkah anda memperhatikan bagaimana awan hitam itu tersingkap terang, malam yang demikian pekat menjadi terang benderang, angin yang sedemikian kencang itu mendadak tenang dan angin puyuh itu tiba-tiba terhenti? Semua itu menandakan bahwa beban hidup anda yang seberat apapun dapat hilang dan berubah menjadi kebagahiaan.bahkan, kesengsaraan hidup anda pun pasti akan berakhir pada kehidupan yang aman, tenteram dan menjanjikan masa depan yang gemilang.

Jangan bersedih! Karena teriknya senar matahari akan diteduhkan oleh bayangan, tasa haus yang mencekik di siang bolong akan disegarkan oleh air yang dingin, dan rasa lapar yang melilit akan dikenyangkan oleh sepotong roti yang hangat. Bukankah keletihan karena begadang malam akan berujung pada tidur yang nyenyak, dan perasaan sakit akan tergantikan oleh kebugaran? Karena itu, bersabar dan tunggulah barang sejenak.

Jangan bersedih, meskipun para dokter sudah kehabisan cara, kalangan bijak berstari tak lagi mempan nasehatnya, para ulama tidak lagi dapat apa-apa, para penyair hanya dapat menggelang-gelengkan kepala, dan semua usaha tidak lagi ada yang berguna di hadapan takdir, qadha dan keniscayaan Allah.

Ali ibn Abi Talib mengatakan,

‘semoga jalan keluar terbuka, semoga

Kata bisa mengobati jiwa kita dengan doa.

Janganlah engkau berputus asa manakala kecemasan menggenggam jiwa menimpa

Saat paling dekat dengan jalan keluar adalah

Ketika telah berbentur pada puisi asa

Jangan Bersedilh! Pilihlah Apa yang Telah Dipolih Allah untuk Anda

Bangunlah jika Dia membangunkan diri Anda, dan dudukalah jika da menyuruh Anda duduk! Bersabarlah ketika Allah menjadikan diri Anda sebagai orang yang miskin, dan bersyukurlah manakala Dia menjadikan diri Anda orang yang kaya. Itu semua akan menjadi wujud dari ikrarmu,”Aku rela Allah sebagai Rabb-ku, islam sebagai abamaku, dan Muhammad sebagai nabiku.”

Seorang penyair mengnatakan,

Janganlah merasa mamapu mengatur dirimu

Sebab orang yang kpandai mengatur pun dapat binasa.

Terimalah kami jika kami memutuskan,

Sebab kami lebih berhak dari dirimu.

Jangan Bersedilh dan Menpedulikan Perilaku Oranng

 

Bagaimanapun, mereka tidak memiliki kekuasaan untuk mendatangkan mudharat, manfaat, kematian, dan kehidupan kepada Anda. Mereka juga tidak dapat mebangkitkan Anda dari kubur, dan tidak pula dapat memberi pahala serta siksa.

 Seorang penyair mengatakan,

Siapa senang mempedulikan perilaku orang, ia akan mati gelisah

Sedang orang yang gagah berani akan meraih kenikmatan,

 Penyair lain juga mengatakan,

Barang siapa suka mempedulikan orang lain, ia akan gagal meraih bahgia,

Sedang korang yang gagah berani akan berhasil meraih kebaikan.

            Ibrahim ibn Adham mengatakan, “kami hidup dalam suasana yang bila para raja itu tahu niscaya mereka akan menebas kami dengan pedang mereka.”

            Ibnu Tainiyyah mengatakan,”di dalam hati seringkali terlintas suatu keadaan. Yakni, yang bila kukatakan demikian, ‘seandainya para penghuni surga seperti kami, maka mereka akan gidup senang’.”

            Dia juga pernah berkata, “di dalam hati ini selalui muncul suasan di mana hati menari riang. Yakni, saat gati bergembira karaena mengingat Allah dan kehangatan gubungan dengan-Nya.”

            Dalam kesempatan lain, ia juga mengatakan, “ketika kijebloskan ke penjara dan sesaat kemudian para sipir mengunci pintunya, aku seperti mendengar firman Allah.

lalu diadakan dia antar mereka dinding yang memepunyai pintu. Disebelah musuh itu kepadaku? Surga dan tamanku ada di dalam dadaku. Kalaupun akuk dibunuh, maka aku adalah kematian sebagai seorang syahid. Kalaupun diusir dari negeri asalku, maka itu adalah sebuah rekrasi, dan penjara adalah tempatku menyendiri.”

Apakah yang akan diperoleh orang yang telah kehilangan Allah dari dalam dirinya? Dan apakah yang harus dicari oleh orang telah menemukan Allah dalam dirinya? Antara yang pertama dan kedua, tidak akan kpernah sama. Orang kedua akan mendapatkan segalanya, dan orang pertama akan kehilangan segalanya.

Jangan Bersedih dan Pahamilah Harga yang Anda Sedihkan!

 

Rasulullah bersabda, “Bagiku, mengucapkan, ‘subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illalllah, Allahu akbar’, adalah lebih aku senangi dari pada sesuatu yang terkena sinar matahari (dunia).”

Seseorang dari salafussalih pernah mengatakan tentang orang-orang kaya, istana-istana, rumah-rumah megah, dan harta mereka sebagaimana berikut,”kami makan dan mereka pun juga makan. Kami minum dan mereka tidak akan dihisab ketika mereka dihisab.”

Pada malam pertamaku didalam kubur terlupankan

Istana-istan khawarniq dan harta karun Anukisra

Ketika

Allah berfirman,

(dan, sesungguhnya kamu datang kepada kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu kami ciptakan pada mulanya.) (QS.Al-An’am:94)

Orang-orang yang beriman pun berkata,

(dan, benarlah Allah dan Rasul-Nya.) (QS.Al-Ahzab:22)

Sedangkan orang-orang munafik berkata,

(allah dan rasul_Nya tidak menjanjikan kekpada kami melainkan tipu daya.)(QS.Al-Ahzab:12)

            Kehidupan anda adalah cerminan dari apa yang anda pikirkan, artinya, semua hal yang anda hayati akan sangt berpengaruh pada kehidupan anda, baik ketika kbakhagia maupun sengsara.

Sebuah sindiran mengatakan, “bila anda tak beralas kaki, lihatlah orang yagn kedkua betisnya buntung, karena anda akan dapat mensyukuri kedua kakimu.”

Seorang penyair mengatakan,

“kegundahan tak akan penuhi relung hatiku sebelum ia jadi kenyataan,

Dan kalaupun benar terjadi, aku takkan merasa gelisah sedikit pun,”

Jangan Bersedih Selama Anda Masih dapat Berbuat Baik Kepada Orang lain

 

Berbuat baik untuk dan kepada orang lain merupakan jalan lebar menuju kebahgiaan, dan sebuah hadits shahih disebutkan:”dihari kiamat nanti, yakni saat Allah menghisab bamba-Nya, dia akan berkata kepadanya, ‘wahai anak Adam, aku lapar namun engkau tidak memberiku makan’. Hamba itu menjawab,’bagaimana mungkinaku memberi-Mu makan, sementara Engkau adalah Rabb semesta alam?’Allah berkata, ‘Tidakkah engkau akan dapatkan semua itu di sisi-Ku.’

            ‘Wahai anak kAdam aku kehausan namun engkau tidak memberi-ku minum,’Hamba itu menjawab, ‘bagaimana mungkin aku bisa memberi-Mu minum sementara engkau adalah Rabb semesta alam?’ Allah berkata,’tidakkah engkau tahu bahwa hamba-ku , si fulan ibn fulan, sedang kehausan, namun engkau tidak memberinya minum, ketahuilah, seandainya engkau memberinya minum pasti engkau dapatkan itu di sisi-Ku.’

            ‘Wahai anak Adam, aku sakit namun engkau tidak menjenguk-ku.’hamba itu menjawab, ‘bagaimana mungkin aku bisa menjenguk-Mu sementara Engkau adalah Rabb semesta alam?’Allah baerkata,’tidakkah engkau tahu bahwa fulan ibn fulan sedang sakit, namun engkau tidak menjenguknya. Ketahuilah, seandainya engkau menjenuknya niscaya engkau akan dapatkan aku di sisinya’.”

            Ada satu hl yagn menarik di sini. Dalam firman-Nya:”…niscaya engkau akan dapatkan aku disisinya…”berbeda dengan dua sebelumnya:”…engkau akan dapatkan (semua) itu di sisi_Ku…”mengapa? Sebab, Allah di hadapan orang yang hatinya bancur tercabik-cabik akan tampak seperti orang sakit.

            Desebutkandalam sebuah hadits Rasulullah:’dalam kesulitan tu ada pahala.” Juga harus engkau mengerti bahwa Allah telah memasukkan seorang wanita pezina dari Bani Israil ke dalam surge hanya gara-gara wanita itu member minum seekkor anjing yang kehausan. Maka, bagaimana dengan orang yang member minum dan makana kepada sesame, membantu meringankan beban, dan menghilangkan kesulitan mereka?

            Dalam sebuah hadits shahih disebutkan bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Barangsiapa memiliki kelebihan bekal, maka hendaknya ia datang dengan bekal itu kepada okrang yang tidak memilikinya. Dan barangsiapa memiliki kelebihan kendaraan, maka hendaklah dia datang kepada orang yang tidak memiliki kendaraan.”

Hatim, sang penyair itu, mengatakan,

“jika engkau memiliki unta muda, jangan biarkan

Sahabatmu berjalan di belakangnya tanpa kendaraan

Rndahkan kendaraanmu dan naikkan ia jika bisa terbawa.

Iu baik adanya. Jika tidak, bergantianlah.”

            Hatim juga pernah berkata kepada seorang pelayanan dalam sebuah rangkaian bait syair yang sangat indah, agar mencri seorang tamu. Ia berkata,

“Nyalakan api, sesungguhhnya mala mini sangat dingin,

Jika ada tamu yang datang, engkau akan bebas merdeka.

Hatim juga berkatak kepada isterinya demikia,

Jika selesai membuat makanan, carilah orang yang akan makan, sebab

Aku tidak akan sanggupa memakannya sworang diri.”

Dia juga pernah berkata seperti,

“ketahuilah, sesungguhnya harta itu akan pergi dan sirna.

Yang tersisa dari harta itu hanyalah pembicaraan dan kenangan.

Ketahuilah, kekayaan itu tidak ada faedahnya bagi seorang, yakni

kala nafas di tenggorokan dan dada tak lagi mampi memuat.”

Pada kesempatan yang lain dia mengatakan,

Kekayaan tak menambah kebanggan atas kaum kerabat

Dan kami tidaklah merasa tehina dengan kefakiran.”

Ibnu Nubarak pernah memiliki tetangga sworang Yahudi. Namun, ia selalu lebih dahulu member makan tetangganya itu sebelum anak-anaknya sendiri. Bahkan, ia selalu member pakaian padanya sebelum member pakaian anak-naknya.

            Ketika orang-orang menawar ruah si Yahudi itu, “jual sa tempat tinggalu itu kepada kami!”

Yahudi tu berkata, “saya akan jual rumahku ini dengan harga dua ribu dinar. Seribj dinar untuk harga rumahku dan seribu lagi karena aku bertangga dengan Ibnul Mubarak.”

Mendengar jawaban itu, Ibnu Mubarak dalam soanya selalu memoho demikian, “Ya Allah,tunjukan ia ke dalam Islam.” Dan beberapa saat kemudian, si Yahudi itu pun, dengan izin Allah, akhirnya masuk Islam.

            Saat hendak berangkat aji, Ibnul Mubarak bertemu satu rombongan yang bermaksud sama. Dalam rombongan itu, ia melihat seorang wanita yanag mengambil bangkai burung gagak daari sebuah tong sampah. Kemudian dia menyuruh pembantunya untuk melihat apa yang dilakukan wanita itu. Orang suruhannya itu bertanya kepada si wanita tentang apa dilakukannya tadi. Si wanita itu menjawab, “selama tiga harikami hanya makan dari sisa-sisa makananyang dibuang kedalam tong sampah.”karena iba mendengar jawaban itu, Ibnul Mubarak meneteskan air mata. Ia pun memerintahkanagar semua perbekealannya dibagikan kepada rombongan itu. Dan, karena sudah tidak punya bekal lagi maka ia pun pulang. Ia menangguhkan hajinya tahun itu. Dalam tidurnya, ia bermimpi ada orang berkata kepadanya,”haji yang mabrur, sebuah tindakan yang harus diganjar, dan dosa(mu) telah terampunkan.”

(dan, mereka mengutamakan korang-orang Muhajirin atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan apa yang mereka berikan itu.)(QS.Al-Hasyr;9)

Seorang penyair mengatakan,

“walaupun aku kjauh dari sahabatku, laksana bumi dan langit.

Aku akan mengirimkan pertolongankuk dan mengapuskan

Kesulitannya.

Aku akan jawab seruan dan panggilan suaranya.

Jika dia memakai pakaian yang indah maka aku tidak akan mengatakan,

Seandainya aku diberi pakaian yang baik dari yang ia pakai.”

            Ya Allah, sungguh sebuah perilaku yang sangat indah. Sungguh sebuah karunia yang sangat agung sungguh sebuah budi pekerti yang sangat mengharukan.

Orang yang senang melakukan kebajikan, tak akan pernah menyesala meski sangat banyak kebajikan yang telah dikerjakannya. Tetapi ia justru akan menyesal manakala kesalahan, meski hanya sebuah kesalahn kecil.

Seorang penyair berkata,

:kebaikan itu lebih abadi, walaupun itu dilakukan sekali dan kejahatan adalh bekal terburuk yang engkau usahakan.”

Jangan Bersedih Jika Mendengar Kata-Kata Kasar, Karena Kedengkian Itu sudah Ada Sejak Dulu

Tamaklah menghimpun keutamaan, dan tekunlah

Abaikan celaan si pendengki.

Ketahuilah bahwa umur itu adalh saat-saat kebaikan diterima

Dan setelah kematian kedengkian itu terputus dengan sendirinya

            Seorang ulama kokntemporer mengatakan, “kepada orang-orang yang sangat sensitive terhadap kritik agar mereka menuangkan apa saja yang dingin ke dalam ayarafnya pada saat menghadapi kritikan yang pedas dan menyengat.”

            Dikaitkan, sungguh hebat Allah menempatkan kedengkian itu, Ia sungguh adil. Berawal dari pertemana, lalu membunuhnya.

Al-Mutanabbimengatakan,”kenangan seseorang itu adalah umurnya

Yang kedua, dan keinginannya.

Yang tak kesampaian. Selebihnya adalah kesibukannya.”

            Sahabat Ali r.a. mengtkan, “kematian adalh taman yang terjaga ketat.”

            Seorang bijjak bestari mengatakan, “seorang pengecut mati beberapa yang trtekan, maka dia menjadikan hamba itu mengantuk sebagai wujud penjagaan dari-Nya. Hal yang sama pernah terjadi pada diri Thalhah r.a. pada saat perang Uhud, sebelum perang dimulai. Karena beitu berat kantuknya sampai-sampai pedang yang dipeganggya jatuh bebrapa kali. Itu sebagai wumjud ketenangan dan kedamaian di dalam hati.

            Namun ada juga kantuk untuk ahli bid’ah. Syabib ibn Yazid merasakan kantuk yang tak trtahankan saat ia dedang menunggang seekokr baghlah (hewan peranakan kuda dengan keledai). Dea adalah seorang lelaki yang sangat pemberani. Sedangkan isterinya, bernama Ghazalah, adalh seorang perempuan pemberani yang pernah mengusir Al-Hajjaj.

Seorang penyair mrngatakan,

“menjadi singa ketika berhadapan denganku,

Tapi dalam perang ia menkjadi seekor burung yang tak berdaya

Lari terbiriit-birit hanya karena suitan saja

Tidakkah engkau keluar menantang Ghazalah yang sombong atau hatimu dengan dua sayapnya adan segaera terbang.”

Allah berfirman,

{kataknlah: “Tidak ada yang kamu tunggu-tunggu bagi kami, kecuali salah satu dari dua kebaikan. Dan kami menunggu-nunggu bagi kamu bahwa Allah akan menimpakan kepadamu azab (yang besar)dari sisi-Nya atau (azab) dengan tangan kami. Sebab itu tunggulah, sesungguhnya kami menunggu-nunggu bersamamu.”} (QS. At-Taubah:52)

            Firman-Nya yang lain,

{sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagaii ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barangsiapa mengendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu. Dan barangdiapa menghendaki pahala akhirat, kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat. Dan kami akan member balasan kepada orang-orang yang bersyukur.}(QS. Alli’Imran:145)(QS. Alli’Imran:145)

Serang penyair lain berkata,

“pernah aku bilang pada jiwa.namun malah terbang menjadi bayangn pahlawan, celaka engkau, kenapa tidak memperhatikan jika kau mohon sehari saja diundurkan dari ketetapan ajal, tak akan depenuhi.

Bersabarlah menghadapi maut, bersabarlah toh tak seorang pun mampu menggapai keabadian.

Pakaian kehidupan itu bekanlah pakaian kekuasaan karena bisa diambil dari seorang saudara yang mengingatikan.”

            Singkatannya, syair ini berrti bahwa jika ajal telah datang, maka tidak akan diajukan dan tidak akan pula diundurkan walau hanya satu jam.

Alli ibn Abi Thalib mengatakan,

‘kapan aku harus lari dari dua hari kematianku, hari yang telah ditentukan atau kah hari yang tidak kditentukan.

Pada hari yang tidak ditentukan aku tak takut, karena yang telah ditentukan itu tidak bisa diubah dengan kewaspadaan.”

            Abu Bakar Ash-Shiddiq berkata: “Carilah kematian, niscaya kalian akan diberi kehidupan.”

Rehat

            Jangan bersedih, sebab Allah senantiasa membela Anda, para malaikat selalu memintakan ampunan untuk anda, orang-orang mukmin bersatu mendoakan diri anda setiap usai shalat, nabi memberikan syafaat, dan al-Qur’an memberikan janji yang baik. Namun diatas segalanya, ada kasih saying Dzat Yang Maha Pengasih.

Jangan bersedih, sesungguhnya satu kebaikan itu akan dibalas dengan sepuluh kali ipatnya hingga tujuh ratus kali lipat. Bahkan dengan kelipatan itu hanya akan dibalas dengan kejahatan yang serupa, kecuali jika Allah memberikan ampunan. Bukankah Allah memilliki demikian banyak kemurahan yang tikdak ada bankingannya?

Jangan bersedih, karena anda termasuk pemuka-pemukan tauhid, pembawa agama yang hak, dan ahli kiblat. Dalam diri anda terdapat dasar cinta kepada Allah dan cinta kepada Rosulullah. Anda merasa menyaesal saat melakukan dosa, dan gembira saat melakukan kebaikan. Anda merasa memiliki kebaikan tapi tidak menyadarinya.

Jangan bersedih, sebab anda selalu berada dalam kebaikan, baik dalam keadaan sangsara maupun bahagia, dalam keadaan kaya maupun miskin, dan dalam keadaan tertekan maupun lapang. Sebagaimana Rasulullah sabdakan, “sungguh unik perkara orang muknin itu! Semua perkaranya adalah baik. Jika mendapat kebaikan ia beryukur, maka itu menjadi sebuah kebaikan baginya. Dan jika ditimpa musibah ia bersabar, maka itu juga menjadi sebuah kebaikan baginya. Dan ini hanya terjadi pada orang mukmin.”

Jangan Bersedih! Sebab Bersabar Atas Sesuatu uang Tidak Anda Sukai Adalah Jalan Kemenangan

 

{bersabarlah (hai Muhammad) dan tidalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah.}(QS.A-Nahl;127).

{maka kesabaran yang baik itulah kesabaran-Ku. Dan Allah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakn.}(QS.Yusuf:18)

{maka, bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.} (QS.Al-Ma’arij:5)

{sambil mengucakan:”salamun’alaikum bima shabartum.”}(QS.Ar-Ra’d:24)

{dan, bersabaralah terhadap apa yang menimpa kamu.}(QS.Luqman:17)

{bersabarlah kamu dan kuatkan lah kesabarnmu an tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu).}(QS.Ali’Imran:200)

Umara ibn al-Khathab mengatakan, “dengan kesabara, kita tahu makna hidup yang baik.”

Dikalangan ahli sunah ada tiga hal yang garus dilakukan ketika sedang menghadapi musibah:bersabar, berdoa, kemudian mencari jalan keluar.

Seorang penyair mengatakan,

“kami member minum mereka dan mereka member minum yang serupa,

Namun kami lebih sabar atas kematian dari pada mereka.”

Dalam sebuah hadits shahih disebutkan: “tidak ada yang lebih sabar atas cercaan yang didengar dari pada Allah. Sesunggyhnya, mereka mengatakan bahwa Allah memiliki seorang anak dan seorang teman wanita. Namun Allah tetap memberikan kesehatan dan memberikan rezeqi pada mereka.”

Rasulullah juga bersabda, :semoga Allah menurunkan rahmat-Nya ke-pada Musa, yang lebih banyak mendapatkan cobaan dari pada (umat)ini, namun dia bias bersabr.”

Rasulullah juga bersabda,”barang siapa yang selalu melatih dirinya untuk bersabar, maka Allah akan membuatnya menjadi penyabar.”

Seorang penyair berkata.

“engkaumerangkak mencari mulia,

Dan orang-orang yang mencarinya berusah sepenuh jiwa menempuh kelelahan.

Mereka mengejar mulia hingga banyak yang jemu,

Yang akan menemukannya hanya yang sungguh-sungguh dan bersavbar.

Jangan mengira bahwa mulia adalah kurma yang akan kau makan,

Tak kan pernah kau dapatkan ulia sehelum pahitnya sabar.

Keuliaan itu tidak akan pernah diraih melalui impian-impian dalam tidur. Kemulliaan hanya dapat diraih dengan tekad yang besar dan kerja keras.”

Jangan bersedih Karen perlakuan orang lain, tapi lihatlah perlakuan mereka terhadap sang khaliq

Menurut Imam Ahmad, dalam bukunya Az-Zuhd, Allah pernah berkata;”sungguh aneh kamu wahai anak Adam. Aku ciptakan kamu, namun kamu menyembah sealain Aku, dan Aku memri kamu rezeki namun kamu bersyukur pada selalin Aku. Aku berikan cinta_ku melalui nikmat-nikmat itu, padahal aku sama sekali tidak membutuhkanmu, namun kamu melakukan kebencian padak-Ku. Kebaikan-Ku turun kepadamu, namun kejahatanmu naik pada-Ku.”

Dikisahkan dalam catatan biografi Isa a.s. bahwa ia telah mengobati sebanyak tiga puluh orang sakit dan telah menyembuhkan banyak okrang buta, namun mereka itu kemudian berbalik menjadi musuh-musuhnya.

Jangan bersedih karena rezki yang sulit

Yang member rezeki tu hanya satu. Seluruh rezeki hamba itu berada disisi-Nya, dan Dia telah mengatur semua itu.

{dan, di langit terdapat sebab-sebab rezekimu dan terdapat pula apa yang dijanjikan kepadamu.}(QS.Adz-Dzariayat:22)

Jikan memang yang member rezeki itu adalah Allah, maka mengapa manusia itu harus menjilat dan mengapa harus merendahkan diri di hadapanokrang lain hanya Karen ingin mendapatkaj rezeki dari sesame manusia?

{dan tidak ada suatu binatang melatapun dimuka bumi melankan Allah-lah yang memberikan rezekiny}(QS.Hud:6)

Dalam firman-Nya yang lain disebutkan:

{Siapa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya. Dan apa saja yang Allah tahan, maka tidak seorang pun yang sanggup untuk melapaskannya sesudah itu.}(QS.Fathir:2)

Jangan bersedih, karena masih ada sebab-sebab yang membuat musibah terasa ringan

  1. Menunggu pahala dan ganjaran dari sisi Allah:

(sesungguhnya,hanya orang –orang lain yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.)(QS.Az-Zumar:10)

  1. Melihat kepada orang  lain yang mendapat musibah;

Seandainya bukan karena banyak orang di sekitarku yang menangisi saudara-saudara mereka, pastilah aku akan bunuh diri.

Menolehlah kekanan dank e kiri. Apakah yang anda lihat di sekeliling hanya orang-orang yang tertimpa musibah dan ujian semua?seperti itulah. Disetiap hamparan lembah selalu saja ada Bani Sa’d.

  1. Musibah yang menimpa diri Andaitu jauh lebih ringan dibandingkan dengan yang menimpa orang lain.
  2. Musibah itu menimpa hal-hal yang berkaitan dengan dunia saja, bukan agama.
  3. Melakukan ubudiyah dalam sebuah kepasrahan pada saat-saat tertekan terkadang lebih agung dibandingkan dengan yang dilakukan pada saat-saat-bagagia
  4. Tidak ada siasat untuk mengindarkan musibah:

Tak usahlah berkilah untuk mengindarinya, karena berkilah untuk menghindar hanyalah mengentikan berkilah itu sendiri.

Jangan memakai baju kepribadian orang lain

{dan, bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya(sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka, berlomba-lombalah kamu(dalam berbuat)kebaikan.}(QS.Al-baqarah:148)

{dan, dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan dia meninggikan sebaagian kamu atas sebahagian(yang lain) beberapa derajat.}(QS.Al-An’am:65)

{sungguh tiap-tiapsuku telah mengetahui tempat minumnya9masing-masing)}(QS.A-Baqarah:60)

            Setiap manusia memiliki kelebihan, potensi dan bakat masing-masing. Dan, salah satu keagungan Rosulullah adalah kemampuannya untuk menempatkan setiap sahabatnya sesuai dengan kemampuan, bakat dan kesiapan mereka masing-masing. Ali misalanya, ditempatkan pada posisi kehakiman, Mu’adz dalam masalah keilmuan, Ubay yang yang menyangkut al-Qura’an, Zaid dalam masalah Faraidh, Khalik ibn Walid dalam persoalan jihad, Hassan dalam masalah syair, dan Qais ibn Tsabit dalam orasi.

            Menempatkan parfum ditempat pedang tentu sangat berbahaya sebagaimana pedang kala ditempatkan ditempat parfum.

            Larut dalam kepribadian orang lain pada hakikatnya adalah bunuh diri. Memekai baju kepribadian orang lain adalah sebuah pembunuhan yang direncanakan.

            Salah satu tanda kebesaran Allah adalah perbedaan sifat yang ada pada manusia dan karakter yagn mereka miliki, serta perbedaan bahasa dan warna kulit mereka. Abu Bakar dengan kelembutan dan wataknya sikapnya yang keras dan keteguhannya telah membangkitkan islam dan pemeluknya. Artinya, merupakan karunia. Oleh sebab itu, kembangknlah, tumbuhkanlah, dan dapatkanlah manfaat darinya.

{allah, tidak membebani seseoran gmelainkan sesuai dengan kesanggupannya.} (QS.Al-Baqarah:286)

Taklid buta dan terlalu mudah melebur kedalam kepribadian orang lain merupakan penguburan hidup-hidup terhadap bakat yang Allh berikan, pembunuhan terhadap kemauan, dan penghancuran system terhadap karakter penciptaan menusia itu sendiri.

‘Uzlah dan Dampak Positifnya

            Yang saya maksudkan dengan ‘uzlah (pengasingan diri) disini adalah ber-‘uzlah dari segala bentuk kejahatan, dan kemubahan yang berlebihan. Ber-‘uzlah sepaerti ini akan membuat dada ini akan membuat dada menjadi lapang dan mengikis semua kesedihan.

            Ibnu Taimiyyah mengatakan, “Ada keharusan bagi hamba untuk melakukannnn’uzlah agar dapat beribadah kepada allah, berdzikir kepada-Nya, membaca ayat-ayat-Nya, melakukan muhasabah terhadap dirinya, berdoa kepadanya, meminta ampunan-Nya, menjadi tindakan-tindakan yang jelek, dan lain sebainya.

            Dalam shaidul hathir, ibnu al-Jauzi tealah menliskan tiga pasal, yang ringakasanya demikian: “saya tidak melihat dan mendengar manfaat yang lebih esar dari pada ‘uzlah. Karena ‘uzlah adalah sebuah ketenangan, sebuah keagungan, sebuah kemuliaan, sebuah tindakan untuk menjauhkan diri dari kebuukank dan kejahatan, sebuah kiat untuk menjaga kegormatan dan waktu. Sebuah cara untuk menjaga usia, sebuah tindakan untuk menjauhkan diri dari otang-ornag yang mendengki, sebuah perenungan tentang akhirat, sebuah persiapan untuk bertemu Allah, sebuah pemusatan jiwa taga untuk melakukan ketaatan, sebuah pemberdayaan alar terhadap hal-hal yang bermanfaat, dan sebuah eksplorasi terhadap nilai dan hulum dari nash-nash yang ada.”

            Arah pembicaraan seperti yang dimaksudkan dalam kutipan diatas. Karena yang tertulis disini adalah arti yang melalui penyuntingan.

            Pada bahasan sebelumnya telah saya katakana bahwa dalam ‘uzlah itu terdapat sebbuah kemuliaan yang hanya deketahui oleh Allah saja. Dalam ber-‘uzlah terjadi pengembangan aya berpikir, pencapain pada sebuah hasil pemikiran, penangan kalbu, dan penyelamatan kehormatan. Di samping itu, dalam ber’-‘uzlah ada banyak pahala yang didapatkan, ada usah untuk melakukan ketaatan, ada wakt untuk mengngat sang maha pengasih, ada usah yntuk menjauhi hal-hal yang melenakan dan menyita waktu, ada upaya untuk lari menjauh dari fitnah, ada usaha untuk manjauh dari kkepungan musuh, ada kesempatan untuk tidak mencela orang lain, ada pemenuhan hak-hak, ada kesempatan untuk sembunyi dari orang sombong, dan ada kesempatan untuk bersabar terhadapa orang yang bodoh.

            Dalam ‘uzlah juga terdapat tabir untuk menutup autat:yakni autat berupa aurat lisan, kesalahan melangkah, penyimpangan pikiran dan kecenderungan jiwa yang jahat.

            ‘Uzlah merupakan hijab untuk menutupi wajah-wajah kebaikan cangkang untuk menyembunyikan mutiara-mutiara keutamaan, dan lengan baju untuk membungkus tangan-tangan kebaikan. Alangkah indahnya ber’uzlah dengan buku:karena orang akan dapat menambah usia, dapat mengulur kematian, dapat meraih kenikmatan dalam kesendirian, dapat mengembara menuju ketaatan, dan dapat berjalan-jalan dalam perenungan.

            Dalam’uzlah akan Anda dapatkan perenungan, penghayatan tafakkur, dan dadabbur.

            Pada saat ber-‘uzlah anda akan dapatmenyelami makna-makna, menangkapbutiran-butiran nilai, merenungkan tujuan-tujuan hidup, dan membangun menara ide serta pemikiran.

            Pada saat ber-uzlah ruh berada dalam kegembiraan, hati berada dalam kebahagiaan terbesar, dan jangan perdengarkan pembicaraan anda kepada sesame, sebab hanya yang maha mendengar lagi maha melihat yang mendengar.

            Semua orang besar menyirami ‘tanaman’kemuliaan mereka dengan ‘air’’uzlah sampai mereka bias tegak berdiri. Selanjutnya, tumbuh yang bias dipetik setiap saat dengan izin Rabb-nya.

            Ali ibn Abdul Aziz al-Jurjani berkata,

“mereka bilang padaku bahwa dalamdirimu ada kemurungn.

Sebenarnya mereka melihat seorang yang menjauhi sikapa uang rendah

Jika dikatakan ada mata air, saya katakana saya telah melihatnya,

Namun jiwa merdeka melihat rasa haus

Saya tidak menunaikan hak ilmu jika setiap kali aku melihat

Apakah aku akan melakukan itu kemudian akumemetikkehinaan?

Itu sama dengan mengikuti kebodohan yang kemikian pasto.

Andaikata orang berilmu menjaganya dia pasti menjaga mereka

Andaikaata mengagungkannya didalam jiwa pastimereka diagungkan.

Namun  mereka meremehkannya, maka hinalah mereka,

Merekamenggotorinya kengan ketamakan gingga dia bermuka masam.”

Sementara itu Ahmad ibn Khalil al-Hambali berkata.

“siapa menginginkan kemuliaan dan ketenangan dari kesedihan panjang melelahkan,

Ia harus menyendiri dan rela dengan yang sedikit saja.

Bagaimana seseorang akan jadi besih, jika ia hidup dari yang kotor.

Antara fitnah, selaan para penipu dan bujukan kata manis orang-orang pander.

Ditngah-tengah para pengasut dan kekerdilan orang –orang kikir

Ah, menyesal aku harus mengenal oran g, menyesal harus mengenal jalan hidupnya

Qadhi Ahmad ibn Abdul Azizal Jurjani berkata

“tak pernah kunikmati manisnya hidup hingga teman dudukku rumah dan guku.

Tak ada yang lebih mulia dari pada ilmu karenanya aku mencarinya

Untuk teman akrab.

Kehinaan itu ada karena pergaulan,  tinggalkanlah mereka dan hiduplah dengan mulia.”

Penyair yang lain berkata,

“Akuk diam dalam kesendirian dan tinggal dalam rumahku,

Ada rasa tentram,dan tumbuh berkembang kebahagiaanku.

Kuputuskan hubunganku dengan sesame, dan aku tidak kpeduli

Apakah pasukan telah berangkat atau panglima telah menunggang kudanya.”

Al-Humaydi al-Muhaddats berkaata,

Pertemuan dengan menusia taka adan mendatangkan faedah apa-apa

Satu kebutuhan terpenuhi dan yang lainya tidak

Jika kesedihan telah menyesakkan dada

Saya katakana, semoga akan dating satu hari dengan bantuan

Temanku adalah kucingku, sahat jiwaku adalah buku-buku

Sedangkan kekasihku adalah lenter malam.”

Siapa saja yang mencintai ‘uzhalh maka itu adalah kemuliaan baginya. Untuk itu Anda dapat mrujuk buku A-‘Uzlah karangan al-Khithabiy.

Jangan bersedih karena tertimpa kesulitan!

 

            Kesulitan-kesulitan itu, sebenarny, akan menguatkan hati, menghapuskan dos, mengancurkan rasa ujub, dan menguburkan rasa sombong. Kesulitan-kesulitan itu; akan meluruhkan kelalaian, menyalakan lentera dzikir, menarik empati sesama, menjadi doa yang dipanjatkan oleh orang-orang yang salih, merupakan wujud ketundukan kepada tiran, merupaka sebuah penyerahan diri kepada Dzat yang Esa, merupakan sebuah peringatan diri, sebuah upaya untuk mengidupakan dziakir,merupakan upaya untuk menajaga hati dengan bersabar, merupakan persiapan untuk menghadap sang tuan, dan sebuah sentilan untuk tidak cenderung pada dunia, merasa aman dan tenang denganya. Karena kelembutan yang tersembunyi itu jauh lebih besar, dosa yang ditutupi itu jauh lebih besar, dan kesalahan yang dimaafkan juga jauh lebih besar.

Rehat

            Jangan bersedih, karena kesedihan hanya akan membuatmu lemah dalam beribadah, membuatmu malas untuk berjihad, membuatmu putus harapan, menggiringmu untuk berburuk sangka, dan meneggelamkanmu ke dalam pesimisme.

            Jangan bersedih, sebab rasa sedih dan gundah akar penyakit jiwa, sumber penyakit syaraf, pengancur jiwa, dan penebar keraguan dan kebingungan.

            Jangan bersedih, karena ada al-Qur’an, ada doa,ada shalat, ada shalat, ada sedekah, ada perbuatan baik, dan ada amalan yang memberikan manfaat.

Janganlah bersedih, dan jangan pernah menyerah kepada kesedihan dengan tidak melakukan kesedihan. Shalatlah…bertasbihlah…bacalah…menulislah…bekerjalah…terimalah… terimalah tamu… bersilaturrahmilah.. dan merenunglah.

            Allah berfirman,

{dan, Rabb-mu berfirman:”berdoalah kamu kepada-Ku, niscaya akan aku perkenankan bagimu.”}9QS.Al-Mu;min:60)

{berdoalah kamu kepada rabb-mu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.} (QS.A-A’raf:55)

{maka, semvahlah Allah dengan seruan Ar-Rahman. Dengan nama mana saja yang kamu seru, dia mempunyai al-asma’ al-husna (nama-nama yang terbaik).”} (QS.Al-Isra:110)

Jangan bersedih, inilah kiat-kiat untuk bahagia

  1. Sadarilah bahwa jika anda tidak hidup hanya dalam batasan hari ini saja. Maka akan terpecahlah pikiran Anda, aan kacau semua rursan, dan akan semakin menggunung kesedihan dan kegundahan diri anda. Inilah makna sabda Rosululullah:”jika pagi tiba, janganlah menunggu sore; dan jika sore tiba, janglah menuggu hingga waktu pagi.’
  2. Lupakanlah masa lalu dan semua yang pernah terjadi, karena perhatian yang terpaku pada yang telah lewat dan selesai merupakan kebodohan dan kegilaan.
  3. Jangan menyibukkan diri dengan masa depan, sebab ia masih berada di alam gaib. Jangan pikirkan hingga ia dating dengan sendirinya.
  4. Jangan mudah tergoncang oleh kritikan. Jadilah orang yang teguh pendirian, dan sadarilah bahwa kritikan itu akan mengangkat harga diri anda setara dengan kritikan tersebut.
  5. Beriman kepada Allah, dan beramal salih adalah kehidupan yang baik dan bahagia.
  6. Barangsiapa menginginkan ketenangan, keteduhan, dan kesenangan, maka dia harus berdzikir kepada Allah.
  7. Hamba harus menyadari bahwa segala sesuatu berdasarkan ketentuan qadha’ dan qadar.
  8. Jangan menunggu terima kasih dari orang lain.
  9. Pesiapkan diri anda untuk menerima kemunginan terburuk
  10. Kemunkinan yang terjadi itu ada baiknya untuk diri Anda.
  11. Semua qadha’ bagi seorang muslim baik adanya.
  12. Berpikirlah tentang nikmat, lalubersyukrlah.
  13. Anda dengan semua yang ada pada diri anda sudah lebih banyak dari pada yang dimiliki orang lain.
  14. Yakinlah, dari waktu ke waktu selalu saja ada jala keluar.
  15. Yakinlah, dengan musibah hati akan tergerak kuntuk berdoka
  16. Musibah itu akan menajamkan nurani dan menuatkan hati.
  17. Sesungguhnya seteslah kesulitan itu aka nada kemudahan.
  18. Jangan pernah hancur hanya karena perkara-perkara yang sepele.
  19. Sesungguhnya Rabb itu maha luas ampunan-Nya.
  20. Jangan marah, jangan marah, jangan marah!
  21. Kehidupan ini tak lebih hanya sekedar roti, air, dan bayangan. Maka, tak usahlah bersedih jika semua itu ada.
  22. {dan, dilangit terdapat sebab-sebab rezekimu dan terdapat pula apa yang dijanjikan kepadamu.}
  23. Kebanyakan dari apa yang anda takutkan tidak pernah terjadi.
  24. Pada orang-orang yang tertimpa musibah itu ada suri tauladan.
  25. Sesungguhnya, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan memberikan cobaan atas mereka.
  26. Ulangilah doa-doa untuk menghapuskan bencana.
  27. Anda harus melakukan perbuatan yang baik dan menbuahkan dan tinggalkanlah kekosongan.
  28. Tnggalkanlah semua kasak-kusuk, dan jangang percaya kepada kabar burung.
  29. Kedengkian dan keinginan anda yang kuat untuk membalas dendam itu hanya akan membahayakan kesehatan anda sendiri, lebih besar dar pada bahaya yang akan menimpa pihak klawan.
  30. Semua musibah yang menimpa diri anda adalah penghapus dosa-dosa.

Mengapa Harus Bersedih  Jika Anda Memiliki Enam Resep?

 

Penulis buku Al-Farj Ba’da al-Syiddah meneutkan bahwa seorang bijak bestari sedang ditimpa musibah. Maka, datanglah teman-temannya mengucapkan keprihatinan mereka terhadap musibah yang menimpanya. Si bijak itu pun berkata, “aku tahu ada satu obat yang terbuat dari enam resep berbeda.”

            Teman-temannya pun bertanya, “Apa saja itu?”

Ia pun memaparkan jawabannya:

  1. Percaya sepenuhnya kepada Allhah.
  2. Kesadaranku bahwa semua yang telah Allah takdirkan akan terjadi.
  3. Sabar adalah senjata paling ampuh yang dipergunakan oleh orang-orang ya gn mendapat ujian.
  4. Jika saya tidak sabar lalu apa yang saya lakukan. Dan say tidak akan terbantu hanya dengan perasaan resah.
  5. Mungkin saja saya akan berada dalam kondisi yang lebih jelek dari pada kkondisi saya sekarang ini
  6. Dari waktu ke waktu jalan keluar akan selalu terbuka.

Jangan Bersedih jika Dianiaya, Dilecehkan, Dihina, Atau Dizalimi!

Syaikhil islam ibnu Taimiyyah mengatakan bahwa orang mukmin itu tidak akan menuntut, tidak akan menghina, dan tidak akdan memukul.

Jangang Bersedih, dan SImpanlah Pujian Orang Dengan Tetap Melakukan Kebaikan Kepada Orang Lain

 

Ada seorang yang mulia berbuat baik kepada seorang penyair yang dia tolong setelah penyair tersebut ditimpa sebuah musibah. Maka, berkatalah penyair itu meujinya,

“seorang bocah yang tumbuh dihujani kebaikan oleh Allah,

Rona mikanya menampakkan segala kemuliaan.

Tatkala melihat kemuliaan maka diantilah pakaiannya

Dan dia memakai selendang seluas pakaiannya.

Seakan binatang kartika menggntung dikeningnya, di legernya,

Ada binatang Syi’ra, dan di wajahnya ada bulan purnama.”

Jangan Bersedih Jika Dihadapkan Pada Kesulitan-kesulitan, Permasalahan, dan Halangan

 

            Kesabaran itu lebih memberikan keadamaian dari pada kesedihan, dan ketabahan lebilh memberikan hal-hal yang positif dari pada kelemahan. Orang yang dengan kesadadrannya sendiri tidak bersabar,maka keadaanlah kemudian yang akan memaksanya besabar.

            Al-Mutanabbiy mengatakan,

“Zaman telah menghujanikukengan bencana hingga

Hatiku tertutup dengan anak panah.

Makan setiap kali aku kena anak panah

Hancurlah pedang demi pedang.

Hiduplah aku, dan akku tidak lagi peduli dengan semu musibah

Sebab aku tidak mengambil apapun dari mintku.”

            Abdul Munzhaffar Al-Abyurdi berkata,

“Zaman mengecamku, dan ia tidak tahu bahwa aku menjaga diri dan bagiku peristiwa zaman tak membebani

Zaman memperlihatkan bagaimana melakukan ancamannya

Beitu juga aku menampakkan kesabaranku bagimana dia adanya.”

Jangan bersedih, sebab anda masih punya saudara dan orang yang mencintai anda

            Saya akan persembahkan beberapa bait syair. Jia mau, anda bias menyenandungkannya dengan lirih, karena akan memberikan rasa damai didalam dada. Tentang penyatuan hati dan pendekatan ruh ini. Salah seorang penyair mengatakan

“Kami singgah di tempat Qaisiyah Yananiyah

Yang memiliki garis nasab denga oran go-orng salih pilihan.

Dengan mengulurka tabir di antara kita, ia berkaata,

Mau kemana aatu siapa kedua lelaki yang besamu itu

Saya katakana padanya: temanku ini berasal dari kaum Tamim

Sedangkan kelurganya berasal dari Yaman

Dua sahabat yang jauh yang disatukan koleh zaman,

Kadang oran gyng bebeda bias menyatu akrab.”

            Teman adalah hiburan dalam kesedihan. Salah seorang diantara mereka mengatakan, “seandainya bukan karena bisikan jahat, niscaya saya tidak akan berbaur dengan manusia.”

{teman-teman akrab pada hari itu sebagian menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali oran g-orang yang bertakwa.}

Jangan bersedih jika ada oran yang merintangi dan menyikapi anda dengan wajah masam

Sufyan Ats-Tsauri mengelurkan beberapa bait puisi:

Engkau tak garusmembuka pintu untukmeminta

Ketika orang tak mau member garamdan sepotong roti.

Minumah dari air sungai Eufrat,

Dan berikan untuk minum orang yang makan bubur

Besendawalah mengikuti mereka

Seakan engkau ikut berebut kue-kue mereka.

            Sebuah gubuk yang terbuat dari kayu, kemah yang terbuat dari kain dengan roti gandum, jauh lebih mulia ketika kita mampu menjaga kehormatan kita dari pada istan yang indah, taman yang rindang, namun dipenuhi dengan keresah dan kegundahan.

            Ujian itu ibarat penyakit, yang pada saatnya nanti pasti akan sembuh. Barangsiapa terbur-buru untuk memuangnya, maka kondisi tubuhnya akan semakin melemah dan akan semakin parah. Demikian pula dengan musibah dan ujian, yang pada saatnya nanti akan gilang bersama kbekas-bekasnya. Oleh sebab itu, kewajiban orang yang mendapat ujian adalah bersabar, menunggu datangya jalan keluar, dan senantiasa berdoa.

Rehat

{dan, jangalah kamu berputus asa dari rahmat Allah sesungguhnya tidaklah berputus asa dari rahmat Allahl kecuali orang-orang yang kafir.}(QS. Yusuf:87)

{.”}(QS.Al-Hijr:56)

{sesungguhnya, rahmat lAllah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.}(QS.Al-Araf:56)

{kamu tidak mengetahui barangkali Allh mengadakan sesudah itu suatu hal yang baru.}(QS.Ath-Talaq:1)

{boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk baimu. Allah mengetahui, dedang kamu tidak mengetahui.}(QS.Al-Baqarah;216)

{Allah maha lembut terhadap hamba-hamba-Nya}(QS.Asy-Syura:19)

{dan, rahmat-ku meliputi segala sesuatu}(QS.Al-araf:156)

{janganlah kamu bersedih karena sesungguhnya Allah bersama kita.)}(QS.At-Taubah;40)

{(ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Rabb-mu, lalu diperkenakan rahmat-Nya.}(QS.Al-Anfal:9)

{dan ,dialah yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya}(QS.Asy-syu’ara:28)

{dan, mereka berdoa kepada kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada kami.}(QS.Al-anbiya:91)

Seorang penyair mengatakan,

“kapan dunia akan ceria membawa kebaikan untukmu,

Kalau kau tidak rela dengan pergaulan

Tidak kah kau lihat batu mutiara mahal.

Bukankanh mutiara itu kekeluarkan dari lautan yang asin

Mungkin saja sesuatu yang menakutkan dating membawakengerian,

Juga kegembiraan dan kesenangan

Meungkin juga keselamatan itu terjadi setelah adanya larangan,

Bias saja kelurusan setelah kebengkokan.

Sebaik-baik Teman Duduk Adalah Buku

 

            Diantara sebab kebahagiaan adalah meluangkan waktu untuk mengkaji, menyempatkan diri untuk membaca, dan mengembangkan kekuatan otank dengan hikmah-hikmah.

            Al-Jahizh menasehatkan untuk senantiasa membaca dan mengkaji agar anda bias mengusir kesedihan. Katanya, “Buku adala teman duduk yang tidak akan memujimu dengaan berlebihan, sahbat yang tidak akan menipumu, dan teman yang tidak membuatmu bosan. Dia adalh teman yang sangat toleran yang tidak akan mengusirmu. Dia adalah tetangga yang tidak akan menyakitimu. Dia adalah teman yang tidak akan memaksamu mengeleurkan apa yang anda miliki. Dia tidak akan memperlakukanmu dengan tipu daya, atidak akan menipumu dengan kemunafikan, dan tidak akan membuat kebohongan.’

            Buku adalah sesuatu yang jika anda pandang maka akan memberikan kenikmatan yang panjang, dia akan menajmkan kemampuan intelektual, membuat lidah tidak kelu, dan membuat ujung jemari semakin indah. Dia akan memperkaya ungkalpan-ungkapan anda, akan menenangkan jiwa,dan akan mengisi dada. Buku akanmemberikan ‘perhormatan okrang-orang awam dan persahabatan dengan raja-raja’, kepada anda. Dengannya adnda akan mengetahui sesuatu hanya dalam sebulan. Satu hal yang tidak bias anda dapatkan dari mulut orng selama satu masa. Dengannya, anda juga bias mengindarkan hutang dan kesusahan mencari rezeki. Dengan buku, anda tidak harus bersusah-susah menghadapkan seorang pengajar yang mencari makan dari honor mrngajar, tidak harus belajar dari oran gygn secara akhlak lebih rendah dari anda, dan tidak harus duduk bersama orang-orang yang hatinya penuh kedengkian dan orang-orang yang kaya.

            Buku adalah sesuatu yang akan senantiasa taat baik di siang hari maupun dimalam hari. Dia akan ikut saja baik dalam pejalanan maupun ketiaka berada dirumah. Dia tidak pernah mengantuk, dan tidak akan tekena kelelahan malam. Dia adalah guru yang jika anda membutuhkannya, maka ia tidak akan merasa malu. Dan juka anda meninggalkannya untuk ganti materi, maka dia tidak akan memutuskan faedahnya. Walaupun anda meninggalkannya, dia akan selalutaat. Walalupun ada angin yang menyerang anda, maka dia tidak akan berpaling. Kesendirian anda tidak akan membahayakan selama anda selalu oran gyang jelaek kperangainya. Meskipun tidak ada keutamaan yang bias anda ambil, namun ia sudah mengalangi niat anda untuk duduk di depan pintu rumah, dan melihatorang-orang yang lalu-lalang di depan rumah. Sebab hal tersebut; melanggar hak-hak orang lain, menzalimi diri kita dengan cara melihat orang lain secara berlebihan, adal keterlibatan diri kita dalam sesuatu yang tidak berguna, ada pembauran dengan orang-orang yang tidak berguna, ada kesempatan untuk mendengarkan langsunga ucapan-ucapan mereka yang kotor, yang tidak bernilai, yang rendah budinya dan yang tidak cerdas.

            Semua ini akan mengindarkan anda dari segala kemungkinan buruk, dan mengadapkan pada manafaat yang besar. Anda berhasil mendapatkan pokok sekaligus cabangnya. Seandainya yang anda dapatkan darinya tak lebih dari kegiatan yang mengalangi niat anda dari keinginan yang murahan, dari keinginan untuk bersenang-senang saja, dan main-main yang tidak berarti,maka itu sudah merupakan nikmat yang besar dan karunia yang agung.

            Kita sadar bahwa buku adalah pilihan terbaik bagi orang-orang yang kosong untuk kmenghabiskan waktu siangnya, dan bagi orang-orang yang suka bersenang-senang untuk menghabiskan malam-malam mereka. Buku adalah sesuatu yang tanpa mereka sadari; memberikan dorongan untuk mencoba, menggunakan nalarnya, membentuk kepribadiannya, menjaga kehormatan mereka, meluruskan agama mereka, dan mengmbangkan harta mereka.

Keutamaan Buku

 

Abu Ubaidah mengatakan bahwa al-Muhallab pernah berkaat kepada anak-anaknya dalam wasiaatnya, “Wahai anak-anakku, janganlah kalian tinggaldi pasar, kecuali dekat dengan pembuat baju besi dan pemguat kertas.”

            Salah seorang sahabat pernah berkata kepadaku,’saya membaca sebuah buku salah seorang Syaikh yang berasal dari Syam yag di dalamnya berisitentang catatan sejarah Ghathafaann. Katanya,’semua kebajikan menjadi sirna kecuali didalam buku-buku’.”

            Saya juga pernah mendengar al-Hasan al-Lu’lui berkata, “saya melakukan perjalanan selam empat puluh tahun, dan saya tidak pernah tidur siang. Tidak puila pada malam hari dan tidak pula bersandar, kecuali buk selalu saya letakan didada.”

            Ibnu al- Jahm berkata, “jika kantuk dating menyerang sebelum waktunya tidur, maka saya adan mengambil salah satu buku dari buku-buku hikmah. Dengan buku itu saya merasakan adanya gelora untuk mendapatkan nilai-nilai dan adanya kecintaan terhadap perbuatan-perbuatan baik yang menyeruak ketika saya mendapatkan sesuatu yang menarik, dan yang meliputi hati dengan kebahagiaan. Ketika perasaan hati dalam kekodisi sangat senang, membaca dan belajar akan lebih punya kekuatanuntuk membangunkan dari pada suara keledai dan bunyi reruntuhan yang mengejutkan.”

            Ibnu al-Jahm berkata lagi, “saya sangat sengang dan cintakepada buku. Dan, bila saya berhadap untuk mendapatkan manfaat darinya, maka anda akan melaihat saya jam demi jam memeriksa beberapa halaman lagi yang tesisa, karena takutnya menekati halaman terakhir. Dan bila buku itu berjilid-jilid dengan jumlah halaman yang banyak, maka sempurnalah hidup ini dan lengkaplah kegembiraan ini.”

            Al-Ataby mengomentari sebuah buku kyang ditulis oleh ulam-ulama terdahulu, “seandainya bukan karena banyaknya jumlah halaman pasti saya adan menalinnya.”

            Ibnu al-Jahm pun menimpali, “tapi saya justru suka terhadap apa yang tidak anda sukai.”

            Saya tidak pernah membaca satu pun buku besar, kecuali saya dapatkan manfaat didalamnya. Dan tidak terhitung beberapa banyak buku kecil yang say baca yang ketika selesai membacanya say tidak berbeda dengan ketika mulai membaca.

            Sedangkan kitab yang paling mulia dan paling tinggi,

{ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janglah ada kesempitan kedalam dadamu karenanya, supay kamu member peringatan dengan kitab itu (kepada orang kafir) dan menjadi pelajaran bagi korang-oran gyng beriman.}(QS.Al-A’raf:1)

Faedah Membaca

  1. Membaca dapat mengusir perasaan wa-was, kecemasan, dan kesedihan.
  2. Membaca dapat mengindarkan seseorang agar tidak tenggelam dalam  hal-hal yang batil.
  3. Membaca dapat menjauhkan kemunginan seseoran guntuk berhubungan dengan orng-orang yang mengaggur dan tidak memiliki aktivitas.
  4. Membaca dapat melatih lidah untuk berbicara dengan baik, menjauhkan kesalahan ucapan, dan menghiasinya dengan balaghah dan fashahah.
  5. Membaca dapat mengembangkan akal, mencernahkan pikiran, dan membersihkan hati nurani.
  6. Membaca dapat meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan daya ingat serta pemahaman.
  7. Dengan menbaca orang dapat mengambil pelajaran dari mengalaman orang lain, keibijaksanaan kalangan bijak betari, dan pemahaman ulama.
  8. Mematangkan kemampuan seseorang untuk mencari dan memproses pengetahuan, untuk mempelajari bidang-bidang pengetahuan yang berbeda, dan penerapannya yang paing bijaksana.
  9. Menambah keimanan, khususnya ketika membaca buku-buku karangan kaum muslimin. Sebab buku merupakan; mepberi nasehat kepada kebaikan yang paling bijaksana.
  10. Membaca dapat membantu pikiran agar laebih tenang, membuat heti agar lebih terarah, dan memanfaatkan waktu agar tidak terbuang percuma.
  11. Membaca dapatmembantu memaami;proses terjadinya kata secara lebih detil, proses pembentikan kalimat, untuk menangkap konsep dan untuk memahami apa yang berada di balik tulisan.

Seorang penyair mengatakan,

Kehidupan jiwa adalah konsep dan makna, bukan yang engkau makan dan minium.

Jangan bersedih, sebab kebaikan anda akan membuahkan pujian!

Yangan-tangan menengadah mendoakan anda, dan bibir memuji atas kebaikan yang anda berikan. Sesungguhnya, pujian itu adalah nyawa kedua anak yang abadi, warisan yang awet, serta peninggalan yang diberkahi.

Seorang penyair berkata:

Seakan engkau dapatkan didalam buku kata tidak,

Yang harm bagimu maka jangan mengalalkannya.

Jika musim dingin tiba engkau adalah matahari.

Jika musim panas tiba engkau meninfakkan garta,

Apakah engkau lebih banyak member atau lebih sedikit.

Engkau akan diaganjar oleh orang lain kengan segala

Kebaikan

Karena engkau adalah pahlawan yang paling mulia

Dengan wajahmu kami mengambil penerangan,

Saat kamiberjalan dimalam-malam gulita.

Namamu dalam pendengaran adalah sebaik-baik petunjuk

Yang disebutkan di semua tempat dan tak membosankan.

Jiwa kami jadi tebusan atas segala goncangan,

Dan para jamaah haji menjadi tebusan saat membaca talbiah.

Rehat

Saat Abu Bakar sakit, sahabat-sahabatnya pun menjenguk. Mereka berkata.”tidakkah kami memanggilkan dokter untukmu?”

Abu Bakar menjawab, “dokter telah melihatku.”

“Lalu apa yang dia katakana kepadamu? sambung mereka.

Abu Bakar menirukan, ‘sesungguhnya aku melakukan apa saja yang aku kehendaki.”

Umar ibn al-Khathathab pernah mengatakan, “kami mendeapatkan sebaik-baik kehidupan kami di dalam sabar.”

Dia juga berkata, “Lsebaik-baik kehkidupan yang kami alami adalah dengan kesabaran. Seandainya kesabaran itu seorang lelaki, pastilah dia seorang lelaki yang terhormat.”

Ali ibn Abi Thalib berkata, “ketahuilah, bahwa sesungguhnya sabar itu laksana kepala bagi jasad. Jika kepala diputus tidak ada gunanya jasad ini.”

            Kemudian dia meninggikan suaranya dan berkata, “sesungguhnya, tidak ada iman bagi seseorang yang tidak memiliki kesabarn.”

            Dia juga berkata, ‘sesungguhnya, kesabaran itu adalah binatang tunggangan yang tidak pernah jatuh tertelungkup.”

            Al-Hasan berkata, “sesungguhnya, kesabaran adalah salah satu harta sinpanan kebaikan, dan Allah hanya akan memberikannya kepada sworang hamba yang mulia di sisi-Nya.”

            Umar ibn Abdul Aziz berkata, “sekali-kali Allah tidak mengarukniakan nikmat kepada seorang hamba, kemudian dia tarik nikmmat itu dan dia gantikan dengan kesabarn, kecuali Allah menggantinya dengan yang lebih baik dari apa yang telah dia cabut darinya.”

Maynun ibn Mahran mengatakan,”tidaklah seorang menerima ‘labela kebaikan’ yang lebih tinggi dari sabar.”

Sulaiman ibn al-Qasim mengatakan,”setiap amalan itu jelas dketahui ganjarannya kecuali sabar.” Sebab Allah berfirman,

{sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah lyalgn dicukupkn pahala mereka tanpa batas.}

Jangan beresedih, sebab di sana masih ada rencana, kehidupan, dan hari yang lain!

Yakni, tmpat dimana Allah akan menghimpun semua makhluk dari yang berama hingga yang terakhir. Keyakinan seperti nini akan membuat hati anda merasa terntram dengan keadilan Allah. Barang siapa hartanya dirampas ketika di dunia, maka ia akan mendapatkannya di akhirat. Barangsiapa di zalimi didunia, maka iakan mendapat perlakukan yang adil disan, dan barangsiapa melakukan kejahatan dipempat ini, maka ia akan dsksa disana.

Mengutip pernyataan Immanuel kant, seorang filosof besar asal jerman itu, “sesungguhnya panggung kehidupan dunia ini belum lagi sempurna, pasti ada sebuah panggung kedua. Sebab kita semua melihat disini orang yang zalim dan dizalimi, namun kita tidak dapatkan keadilan yang pasti. Maka, pasti ada alam lain yang akan menyempurnakan keadilan.”

Syaikh ath-Thantawi berkata saat mengomentari tentang kpekataan hakim bumi telah melanggar aturan peradilan,

Maka calaka, celaka dan kemudian celakalah

Bagi hakim bumi yang akan dia terima dari hakim langit

{tidak ada kezaliman pada hari ini. Sesungguhnya Allah maha cepat perhitungan-Nya}(QS.Gifari:17)

Pernyataan Para Pemikir

Robert Louis Stevensn menulis: “setiap orang mampu untuk melakukan pekerjaannya sepanjang hari sesulit apapun pekerjaan itu, dan setiap orang mampu untuk hidup bahagia sepanjang hari hingga matahari tenggelam. Inilah yang di makasud dengan hidup.”

            Pemikir lainnya mengatakan, ‘keidupanmu itu hanyua sehari saja. Kemarin telah pergi dan besok belulmlang dating.”

            Stephen Leacock menulis: “anak kecil mengatakan,ketika nanti aku menjadi seorang dewasa, nanti ketika aku kmenjadi dewasa aku akan kawin. Namun apa yang terjadi setelah pernikahannya? Lalu apa yang terjadi setelah semua fase itu terlewati? Pikiran-pikiran yang pernah ada itu pun berubah. (pikiran-pikiran itu selalumengikuti apa yang akan terjadi nanti). Misalanya, nanti ketika sudah pension. Ketika sudah benar-benar tua, ia melihat ke belakang, ia pun ‘diserang angin yang sangat dingin’. Dia telah kehilangan kehidupannya yang telah lewat tanpa merasakannya walau hanya sedetik. Kita baru mau belajar, ketika kesempatan yang pernah ada itu sudah lepas, bahwa kehidupan itu dirasakan dalam setiap detik, setiap jaman dari kehidupan kita sekarang.”

            Demikian pula orang yang selalu mengatakan,”…saya akan melakukan taubat”’’’.

            Seorang ulama salaf mengarakan, “saya mengingatkanmu tentang perkataan ‘akan…’, sebab kata itu sudah banyak mencegah terjadinya kebaikan dan menunda dilakukan perbaikan.”

            {biarkanlah mereka (didunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), makakelak mereka akan mengetahui  (akibat perbuatan mereka). }(QS.Al-Hijr:3)

            Seorang filosof asal Prancis, Montaigne, mengatakan, “hidupku penuh dengan derita yang buruk yang sam sekali tidak menunjukkan keramahan.”

            Saya tegaskan bahwa meski memikikitingat kecerdasan lyang lebih baik dan pengetahuan yang luas kebanyakan, mereka tidak tahu hikmah dibalik penciptaan mereka. Mereka tidak mengambil lpetunjuk Allah yang dibawa oleh utusan-Nya.

{dan barangsiapa tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah, tidalah dia mempunyai cahaya.}(QS.Am-Nur:40)

{sesungguhnya kami telah menunjukkan jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kufur.} (QS.Al-Insan:3)

            Dante,seorang penyair asal Italia, berkata,”pikirlah bahwa hari ini tidak akan pernah muncul kembali.”

            Tapi, jauh lebih baik, lebih indah, dan lebih sempurna dari semua kutipan di atas adalah hadits Nabi: “shalatlah seperti shalatnya orang yang tidak akan pernah kembali lagi.”

            Orang yang menamakan keyakinan di dalamnya bahwa gari kehidupannya saat ini adalah hari terakhirnya; maka dia akan memperbaharui taubatnya, akan melakukan amalan tebaik, akan lebih taat kepada Rabb-nya, dan akan senantiasa mengikuti sunah Rasul-Nya.

            Kalidasa, seorang actor drama India yang sangat terkenal itu menulis puisi yang indah:

Salam buat sang fajar

Lihatlalh gari ini

Sebab ia adalah kehidupan, kehidupan dari kehidupan

Dalam sekejap dia telah melahirkan berbagai hakikat dari wujudmu

Nikmat pertumbuhan

pekerjaan yang indah

indahnya kemenangan

karena hari kemarin tak lebih dari sebuah mimpi

dan esok hari hanyalah bayangan

namun hari ini ketika anda hidup sempurna,

telah membuat hari kemarin sebagai impian yang indah

setiap hari esok adalah bayangan yang penuh harapan

maka lihatlah hari ini

inilah salam untuk sang fajar

Jangan Bersedih, Tanyakan Pada Diri Anda Tenang Hari Ini, Kemarin, dan Hari Esok

            Tutuplah pintu besi masa lalu dan masa depan, dan giduplah dalam detik-detik hari ini.

  1. Akankah saya akan menunda kehidupan hari in karena takut akan hari esok atau karena harapan kebun yang indah di esok hari?
  2. Akankah saya harus menjadi hari ini menjadi sedemikian geir dengan membayangkan hal-hal yang telah terjadi di masa lalu, yang telah lapuk bersama dengan berlalunya waktu dan zaman?
  3. Akankah saat bangun di pagi hari, saya telah bertekad untuk menggunakansebaik-baiknya hari ini dan mengambil faedah yang sebesar-besarnya wakatu yang hanya berjumlah dua puluh empat jam ke delapan?
  4. Akankah saya mampu mengambil faedah dari rangkaian detik demi detik dalam kegidupan hari ini?
  5. Kapan saya akan mulai melakukan itu semua? Minggu depan? Besok? Atau, hari ini?

Jangang Bersedih Jika Sering Ditimpa Musibah!

  1. Tanyakan pada diri Anda: apa kemungkinan terburuk yang akan terjadi?
  2. Persiapakan diri anda untuk menerima dan mengadapinya.
  3. Kemudian, hadapi dengan tenang untuk menjadikan kemungkinan terburuk itu menjadi lebih baik.

{yaitu orang-orang yang mentaati Allah dan Rasul yang kepada merka ada orang-orang yang mengatakan: “sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: “cukuplah Allah menjadi penolong kami dan allah adalah sebaik-baik pellindung.”} (QS.Ali’Imran:173)

Rehat

{dan, barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya dia akanmengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya allah akan mencukupkan (keperluan)nya.} (QS.Ath-Thalaq:3)

{Allah kelak akan memberikan kelapangan setelah kesempitan.} (QS.Ath-Talaq:7)

            Rasulullah bersabda, “ketahuilah bahwa kemenangan akan datang bersama kesabaran, jalan keluar datang bersama kesulitan, dan kemudahan itu ada bersama kesulitan.”

            Dalam sebuah hadits qudsi Allah berfirman, “Akku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku, maka ia bebas berprasangka kepada-Ku sesuai yang dia mau.”

{maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan dialah yang maha mendengar lagi maha mengetahui.}(QS. Al-Baqarah:137)

{dan, bertawakallah kamu kepada yang maha hidup dan tidak pernah mati.}(QS. Al-Furqan:58)

{mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya) atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya}(QS.Al Maidah:52)

{tidak ada yang menyatakan terjadinya hari itu selain Allah.}(QS.An-Najm:58)

Al-Husein ibn Mathir al-Asadi berkata,

“jika Allah memudahkan perkara maka mudahlah ia

Kekuatannya akan meleleh dan kerumitannya adan hancur.

Betapa banyak orang yang menginginkan sesuatu namun tak juga medapatkannya,

Dan betapa banyak orang yang sudah putus asa namun kemudian datang kegembiraan

Sungguh banyak orang ketakutan menjadi menakutkan dan orang yang miskin menjadi kaya

Banyak peristiwa yang pahit berubah manis

Mungkin dunia berubah di mana yang kaya berbalik menjadi fakir

Dan yang fakir menjadi kaya

Sungguh banyak kita lihat orang yang hidup sengsara

Namun tiba-tiba menjadi manusia yang bersih hidupnya.

Jangan Bersedih, Sebab Kesedihan Akan Menguras Potensi dan Energi!

            Dr. Alexis Carlyle, penenang hadian Nobel dalam bidang kedokteran mengatakam, “para pekerja yang tidak tahu bagaimana mengadapi kesedihan adan mati lebih cepat.”

            Saya tegaskan di sini bahwa segala sesuatu itu terjadi sesuai dengan qadha dan takdir Allah. Namun bisa saja pernyataan Caryle diatas diartikan: salah satu sebab yang mengancurkan raga adalah depresi. Dan, ini bisa diterima nalar.

Kesedihan Menyebabkan Abses

            Ini adalah pernyataan Dr.Joseph F. Montagno, penulis buku The Problem of Nervousness. Dalam buku tersebut Montagno mengatakan: “penyebab abses yang anda derita bukan berasal dari makanan yang anda kkonsumsi, tapi karena sesuatu yang memakan dirimu.”

Sesuai dengan yang ditulis oleh majalah Lilfe, bahwa abses ini menempati urutan kesepuluh dalam daftar penyakit yang mematikan.

Dampak Lain dari Depresi

            Ada beberapa tulisan Dr. Edward Bodowlski dalam bukunya, Leave Worrying and Seek Betterment, yang diterjemahkan untuk saya. Berikut beberapa judul bab dalam buku tersebut.

  • Apa Dampak Kesedihan TErhadap Jantung
  • Tekanan Darah Tinggi Disebabkan Oleh Kesedihan
  • Kesedihan Bisa Mengakibatkan Rematik
  • Kurangi Kesedihanmu demi Pencernaanmu
  • Bagaimana Kesedihan Bisa Mengakibatkan Selesma
  • Rasa Sedih dan Kelenjar Gondok
  • Korban Penyakit Gula dan Kesedihan

Dr. Karl Maninger adalah seorang spesialis penyakit jiwa dari Mayo yang menulis biku berjudul Man Againts Himself, dalam edisi terjemahannya, dikatakan: “buku Dr. Maninger tidak akan memberikan kaidah-kaidah tentang bagaimana menghindari depresi. Tapi biku tersebut hanya akan memberikan laporan tentang bagaimana kegelisahan, frustasi, kedengkian, dendam, pemberontakan dan rasa takut.”

Ketenangan hati, keteduhan perasaan, kelapangan dada, dan kebagahiaan adalah salah satu manfaat terbesar dari firman Allah:

{Dan, orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang.}

                                                                                    (QS. Ali ‘Imran:134)

Montaigne, penguasa dan filosof kota Boeaux, Perancis, mengatakan, “saya ingin membantu memcahkan permasalahan kalian dengan tengan saya, bukan dengan hati dan pura-pura saya.”

Dampak Kesedihan, Kegundahan, dan Kedengkian

            Dr. Russell Celil dari Fakultas Kedokteran Universitas Cornell menyebutkan adanya empat sebab utama yang membuat goyangnya persedian:

  1. Hancurnya rumah tangga.
  2. Bencana yang bersifat materi dan kesedihan.
  3. Kesendirian dan kecemasan.
  4. Perasaan terhina dan dendam kesumat.

Dr. William Mark Gaugil dalam sebuah pidato ilmiah di depan Persatuan Dokter

Gigi Amerika, mengatakan, “perasaan yang tidak bahagia seperti cemas dan takut sangat mungkin untuk memberikan dampak terhadap distribusi kalsium di dalam tubuh dan, selanjutnya, akan mengakibatkan kerusakan pada gigi.”

Hadapi Semmua Permasalahan Dengan Tenang

Dale Carnagie mengatakan, “orang-orang Negro yang hidup di wilayah Selatan dan orang-oran cina sangat terserang penyakit liver yang disebabkan oleh kesedihan. Hal ini desebabkan karena mereka menghadapi segala permasalahan dengan cara yang tenang.”

            Kemudian dia menlanjutkan,”jumlah orang Amerika yang mencoba melakukan bunuh diri lebih banyak daripada yang meninggal karena terserang oleh lima penyakit yang mematikan.”

            Ini adalah yang hampir tidak bisa dipercaya.

Willian James mengatakan.”Rabb memberikan ampunan atas kesalahan kita, namun orhan syaraf kita tidak pernah melakukan itu untuk selamanya.”

            Ibnu al-Wazir dalam bukunya yang sangat terkenal, Al-Awashim wa al-Qawashim, mengatakan bahwa harapan terhadap rahmat Allah akan selalu membukakanpintu harapan bagi diri seorang hamba, akan menguatkannya untuk melakukan ketaatan, dan membuatnya semakin antusias dalam melakukan amalan-amalan sunah dan bersegera untuk melakukan kebaikan.

            Ini benar. Sebab, tidak semua jiwa akan menjadi baik kecuali dengan mengingat rahmat, ampunan, taubat, dan kesadaran Allah. Karena sikap Allah yang demikian baik, maka mereka pun mendekatkan diri kepadanya, dan berusaha keras untuk melakukan kebaikan.

            Jika Pikiran Anda Bercabang

            Thomas Alfa Edison mengatakan,”Tadak ada cara yang bisa dilakukan oleh manusia sebagai tempat pelarian untuk bersembunyi dari pikirannya.”

            Pernyataan ini benar berdasarkan pengalaman. Kerena manusia apakah ketikan sedang membaca atau menulis, maka sebenarnya ia berpiliran. Salah satu cara terbaik untuk menajamkan dan mengontrol pikiran adalah orang yang menganggur adalah orang-orang yang suka mengkhayal dan menyebarkan berita yang tidak jelas.

            Jangan Gusar Dengan Kritik yang Membangun

            Andrew Moore mengatakan,”Segala sesuatu yang sesuai dengan keinginan kita tampak menjadi sebuah kebebaran, dan yang tidak sesuai akan memicu kemarahan kita.”

            Demikian halnya dengan nasehat-nasehat dan dritikan. Umumnya, kita senang dengan pujian dan kita merasa tersanjung meski pujian ini palsu. Sebaiknya, kita enggan terhadap kritikan dan celaan meski kritik itu benar adanya. Ini sebenarnya sebuah aib yang sangat besar dan kesalahan yang sangat fatal.

(Dan, apabila mereka dipanggil kepada Allah, dan Rasul-Nya, agar Rasul menghukum (mengadili) di antara mereka, tiba-tiba sebagian mereka menolak untuk datang. Tetapi jika keputusan itu untuk (kemaslahantan) mereka, mereka datang kepada Rasul dengan petuh.)

`                                                                                               (QS. An-Nur:48-49)

            William James mengatakan.”saat sampai pada sebuah keputusan untuk dilakukan pada hari itu juga, maka anda akan terbebas sepenuhya dari piliran-piliran yang akan menguasai diri anda berkaitan dengan kemungkinan-kemungkinan hasil yang akan anda capai. Artinya, jika anda sudah mengambil keputusan yang didasarkan pada kenyataan, maka lakukanlah dan jangan maju-mundur atau punta pilitan yang tidak-tidak. Jangan campakkan diri ke dalam keraguan yang hanya akan melahirkan keraguan yang lebih besar, dan jangan terus mengutak-atik hal-hal yang sudah berlalu.”

            Seorang penyair berkata,

            Jika engkau puny aide maka segera satukan tekad untuk melakukanny,

Sebab rusaknya ide itu karena keraguan semata.

            Keberanian mengambil keputusan akan banyak menolong untuk melepaskan diri dari depresi, stress dan kesedian.

{apabila telah tetap perintah perang (mereka tidak menyukainy). Tetapi jikalau mereka benar (imannya) terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.}

janganTerlalu Lama Berpikir Atau Ragu, Tapi

Berbuatlah dan Tinggalkan Dekosongan

            Dr. Richard Cabor seorang professor kedokteran di Universitas Garvard mengatakan dalam bukunya yang berjudul How Humans Live,”sebagai seorang dokter saya menasehatkan bahwa bekerja telah banyak mengobati oleh keraguan, rasa takut, dan ketidak pastian. Keberanian  yang diberiakan kepada kita oleh kerja keras seperti kepercayaan diri yang membuat Emerson begitu hebat.”

            Allah berfirman

{Apabila telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah kamu dimuka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebayak-banyaknya supaya kamu beruntung.}

                                                                                                (QS. Al-Jumu’ah:10)

            George Bernard Shaw berkata,”Ragasia ketidakbahagian itu teletak dalam kesempatan yang diberikan kepada anda untuk berpikir dengan leluasa; anda berada dalam kondisi bahagia atau tidak. Oleh sebab itu, jangan telalu banyak berpillir tentang hal itu. Sebaliknya, teruslah mulai berpilir lagi. Kehidupan yang baru akan melenyapkan pikiran-pikiran itu dari otak anda. Bekerjalah, dan jangan pernah berhenti! Karena itu merupakan resep yang paling murah yang pernah ada di muka bumi, dan paling mujarab.”

Allah berfirman

{Bekerjalah, kamu nicaya Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu.}

                                                                                                (QS. At-Taubah 105)

            Benyamin Disraeli mengatakan, “kehidupan ini telalu pendek untuk disia-siakan

            Salah seorang bijak bestari yang berasal dari negeri Arab mengatakan,”kehidupan ini telalu pendek untuk kita perpendekatan denganpercekcokan.”

Allah berfirman,

{“Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?” mereka menjawab; kita tinggal (di bumi) sehar atau setengah gari, maka tanyakanlah depada orang-orang yang mengitung. “allah berfirman:’kamu tidak tinggal (dibumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu mengetahui.”}

                                                                                    (QS. Al-Mu’minum:112-114)

Isu Itu Bohong

            Jenderal George Kruck—seorang perwita yang termasuk paling anti terhadap orang Indian di Amerika_pada halaman 77 dari catatan hariannya menuliskan, “Semua kegelisahan hidup yang dialami oleh kebayakan orang India kira-kira bersumber pada khayalan mereka, dan bukan pada realita kehidupan yang ada.”

Allah berfirman,

{Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka,}

                                                                                    (QS. Al-Munafiqun:4)

{jika mereka berangkat bersama-sama kamu, niscaya mereka tidak menambah kamu selain keruskanbelaka, dan tentu mereka akan bergegas-gegas maju kemuka di celah-celah berisanmu.

                                                                                    (QS. At-Taubah:47)

Profesor Hawks dari Universitas Columbia telah menjadikan senandung berikut sebagai salah satu moto hidupnya:”semua penyakit yang ada di bawah matahari pasti ada obatnya, atau sama sekali tidak pernah ada. Jika ada, maka berusahalah untuk mendapatkannya. Namum jika tidak, maka jangan dipikirkan.”

            Dalam sevuah hadits shahih desebutkan, “Allah tidak pernah menutunkan sebuah penyakit, kecuali dia juha menurunkan bersamanya obat; obat itu bisa diketahui oleh orang yang mengerti penyakit tersebut dan tidak bisa diketaui oleh orang yang tidak mengerti penyakit tersebut.”

Kesantunan Akan Menjauhkan Anda dari Kesalahm

            Seorang guru di Jepang mengatakan kepada murid-muridnya, “mengalah itu ibarat pohon willow (pohon yang tegak dan kuat), dan tidak melawan itu ibarat pohon oak (pohon yang keras dan kokoh)”

            Disebutkan dalam sebuah hadist:”Orang mukmin itu ibarat tanaman yang masih kecil yang ditiup angin ke kanan dank e kiri,”

            Seorang yang bijak itu ibarat air, yang tidak berbenturan dengan batu cadas namun menggenanginya dari samping kanan dan kiri, dari atas, dan bawah.

            Dalam sebuah hadits yang lain desebutkan:”seorang mukmin itu ibarat unta yang dicicik hidungny. Jika diderumkan di atas batu, mak pasti dia akan menderum di atasnya.”

Yang Telah Lewat Tidak Akan Pernah Kembali

{(Kami jelaskan yang demikian itu) agar kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu.}

                                                                                    (QS. Al-Hadid:23)

            Dr. Paul Brandon berdiri kemudian melemparkan keleng susu ke tangah sambil berseru,” janganlah anda menagisi susu yang tumpah.”

            Sebuah ungkapan umum berbunyi:” yang tidak dituliskan untukmu akan sulit anda peroleh.”

            Adam berkata kepada Musa,”apakah anda mencelaku atas sesuau yang telah Alah tetapkan kepadak sebelum Dia menciptakan aku empat puluh tahun sebelumnya?”

            Rasulullah berkata,”maka adam pun mendebat Musa, adampun mendebat Musa, dan Adam pun mendebat Musa.”

Carilah Kebahagiaan Dalam diri Sendiri, Bukan di Sekitar dan di Luar diri Anda

            Penyair Inggris, Milton, berkata,”fungsi dan sifat akal itu bisa membuat surge menjadi neraka dan neraka menjadi surga.”

            Al-Mutababbi berkata,

            Orang berakal akan menderita dalam kenikmatan karena akalnya, sedangkan orang bodoh akan bahagia dalam kesusahan.

Hidup Ini Bukan untuk ditangisi

            Napoloen berkata di saint Helena, “saya tidak pernah mengenal kebahagian sepanjang enam hari dalam hidupku.”

            Khalifah Hisyam ibn Abdul Malaik mengatakan, “Aku menghitung hari-hari bahagiaku,teryata hanya tiga belas hari saja.”

            Sedangkan ayahnya, Abdul Malik, mengeluh,”Seandainya aku tidak pernah memangilku jabatan khilafah,”

            Said Ibnu Musayyib berkata,”segala puju bagi Allah yang telah menjdikan mereka lari kepada kamu dan bukan kami yang lari kepada mereka.”

            Ibnu Sammak seorang yang jago member nasehat menemui Harun al Rasyid. Saat itu Harun sedang mersa haus dan meminta segelas air. Maka, Ibnu sammak bertanya,” seandainya anda dicegah untuk minum air itu, apakah Anda akan menebusnya dengan separuh kerajaanmu!”

            Harun menjawab,”Ya.” Ibnu Sammak pun berkata,”Tidak ada artinya sebuah kerjaan yang nilainya tidak lebih berharga dari segelas air.”

            Jika duni ini tak adakeimanan di dalamnya maka dunia tidak berguna, tidak berharga, dan tak bermakna.

            Iqbal, seorang penyair filosof asal Pakistan, mengatakan.

            “Jika imam telah tiada maka tidak ada lagi rasa aman,

            Dan tidak ada dunia bagi siapa saja tidak menhidupkan iman

            Barang siapa rela dengan kehidupan tanpa agama,

            Dia telah menjadikan kehancurannya sebagai teman keribnya.”

            Emerson dalam akhir makalahnya tentang kepercayaan tehadap dari sendiri mengatakan,”kemenangan politik, naiknya upah, kesembuhan penyakit yang anda derita, atau kembalinya hari-hari bahagia, akan membayang dihadapan Anda. Tapi jangan pernah mempercayinya, karena kenyataan yang terjadi tidaklah demikian. Tidak ada yang akan mendatangkan ketenangan dalam diri anda kecuali diri Anda sendiri.”

{Wahai jiwa yang tenang, Kembalilah kepada Rabb-mu dengan hari yang puas dari dirdhai-Nya.}

                                                                                                (QS. Al-Fajar:27-28)

            Filosof dan penulis cerita, Epiktetos, memperingatkan.”Bahwa keharusan menghilangkan pemikiran yang salah dalam pikiran kita jauh lebih penting daripada menhilangkan bisul dan tumor dari tubuh kita.”

            Cukup mengerankan, bahwa peringatan terhadap penyakit pemikiran dan akidah, dalam al-Quran, lebih banyak dibandingkan peringatan terhadap penyakit jasmani. Allah berfirman.

                                                                                                (QS. Al-Baqarah:10)

{Maka, tatkala mereka berpaling (dari kebenaran) Allah memalingkan hati mereka.}

                                                                                                (QA. Ash-Shaffat:5)

            Filosof perancis, Michel de Montaigne, menjadikan kkota-kota berikut sebagai moto dalam hidupnya, “Manusia itu seharusnya tidak terpengaruh oleh peristiwa yang terjadi sebagaimana ia terpengaruh oleh pendapatanya terhadap peristiwa tersebut.”

            Dalam sebuh atsar disebutkan:”Ya Allah jadika aku rela dengang qadha-Mu hingga aku tahu bahwa apa yang menjadi bagianku pasti akan datang padaku dan yang bukan bagianku tidak akan pernah menimpaku.”

            Jangan bersedih. Sebab rasa sedih akan selalu mengganggumu dengan kenangan masa lalu. Kesedihan akan membuatmu khawatir dengan sehala kemungkinan di masa mendatang. Serta akan menyia-nyiakan kesempatanmu pada hari ini.

            Jangan sedih. Karena rasa sedih hanya akan membuat hati menjadi kecut, wajah berubah muram, semangat makin padam, dan harapan kian menghilang. \

            Jangan bersedih. Sebab kesedihan hanya akan membuat musuh gembira, kawan bersedih, dan menyenangkan para pendengki. Kerap pula membuat hakikat-hakikat yang ada berubah.

            Jangan bersedih. Karena rasa sedih sama dengan menetang qadha dan menyesali sesatu yang pasti. Kesediahan membuat kita jauh dari sekap lembut juga benci terhadap nikmat.

            Jangan bersedih. Sebab rasa sedih tidak akan pernah mengembalikan sesuatu yang hilang dan semua yang telah pergi. Tidak pula akan menbangkitkan orang yang telah mati. Tidak mampu menolak takdir, serta tidak mendatangkan manfaat.

            Jangan bersedih. Karena rasa sedih itu datangnya dari setan. Kesedihan adalah rasa putus asa yang menakutkan, kefakiran yang menimpa, putus asa yang berkelanjutan, depresi yang harus dihadapi, dan kegagalan yang menyakitkan.

Allah berfirman,

{Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu. Dan Kami telah menghilangkan darimu beban. Yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan ini ada kemudahan. Maka, apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan) kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Rabb-mulah hendaknya kamu berharap.}

Jangan Bersedih Selam Anda Beriman Kepada Allah

            Keimanan adalah rahasia di balik kerelaan, ketenangan dan rasa aman. Sebaliknya, kebingungan dan kesengsaraan selalu mengiringi kedufuran dan keraguan. Sering saya melihat orang-orang pandai—bahkan jenius—yang jiwa mereka hammpa dari cahaya risalah. Sehingga pernyataan-pernyataan mereka terhadap hal-hal yang berhubungan dengan syariat sangat menyakitkan.

            Pendapat Abul A’la al-Ma’arri tentang syariahL”(semua yang ada hanyalah) pertentangan, dan kita hanya bisa diam.”

            Sedangkan pendapat ar-Razi:”Puncak dari keberanian akal adalah keterberlengguan.”

            Al-Juwaini mengatakan, “Dia tidak tahun di mana Allah berada:Al-Hamadani telah membuatku bingung, Al-Hamadani membuatku bingung, al-Hamadani membuatku bingung.”

            Ibnu Sina beujar, “Sungguh, akan yang aktiflah yang akan berpengaruh di dunia ini.”

            Ekia Abu Madhi berkata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s