Serat optik

Serat optik

 

Pengertian Serat Optik

Serat optik adalah merupakan saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser atau LED. Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer. Cahaya yang ada di dalam serat optik tidak keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara, karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.

Perkembangan teknologi serat optik saat ini, telah dapat menghasilkan pelemahan (attenuation) kurang dari 20 decibels (dB)/km. Dengan lebar jalur (bandwidth) yang besar sehingga kemampuan dalam mentransmisikan data menjadi lebih banyak dan cepat dibandingan dengan penggunaan kabel konvensional. Dengan demikian serat optik sangat cocok digunakan terutama dalam aplikasi sistem telekomunikasi[2]. Pada prinsipnya serat optik memantulkan dan membiaskan sejumlah cahaya yang merambat didalamnya.

Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas/kaca. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.

v  Kelebihan Serat Optik

Dalam penggunaan serat optik ini, terdapat beberapa keuntungan antara lain[3] :

  1. Lebar jalur besar dan kemampuan dalam membawa banyak data, dapat memuat kapasitas informasi yang sangat besar dengan kecepatan transmisi mencapai gigabit-per detik dan menghantarkan informasi jarak jauh tanpa pengulangan
  2. Biaya pemasangan dan pengoperasian yang rendah serta tingkat keamanan yang lebih tinggi
  3. Ukuran kecil dan ringan, sehingga hemat pemakaian ruang
  4. Imun, kekebalan terhadap gangguan elektromagnetik dan gangguan gelombang radio
  5. Non-Penghantar, tidak ada tenaga listrik dan percikan api
  6. Tidak berkarat

Secara garis besar kabel serat optik terdiri dari 2 bagian utama, yaitu cladding dan core . Cladding adalah selubung dari inti (core). Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi.

Bagian-bagian serat optik jenis single mode

Dalam aplikasinya serat optik biasanya diselubungi oleh lapisan resin yang disebut dengan jacket, biasanya berbahan plastik. Lapisan ini dapat menambah kekuatan untuk kabel serat optik, walaupun tidak memberikan peningkatan terhadap sifat gelombang pandu optik pada kabel tersebut. Namun lapisan resin ini dapat menyerap cahaya dan mencegah kemungkinan terjadinya kebocoran cahaya yang keluar dari selubung inti. Serta hal ini dapat juga mengurangi cakap silang (cross talk) yang mungkin terjadi[2].

v  Pembagian serat optik dapat dilihat dari 2 macam perbedaan :

1. Berdasarkan mode yang dirambatkan:

  • Single mode : serat optik dengan inti (core) yang sangat kecil (biasanya sekitar 8,3 mikron), diameter intinya sangat sempit mendekati panjang gelombang sehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantul-pantul ke dinding selongsong (cladding). Bahagian inti serat optik single-mode terbuat dari bahan kaca silika (SiO2) dengan sejumlah kecil kaca Germania (GeO2) untuk meningkatkan indeks biasnya. Untuk mendapatkan performa yang baik pada kabel ini, biasanya untuk ukuran selongsongnya adalah sekitar 15 kali dari ukuran inti (sekitar 125 mikron). Kabel untuk jenis ini paling mahal, tetapi memiliki pelemahan (kurang dari 0.35dB per kilometer), sehingga memungkinkan kecepatan yang sangat tinggi dari jarak yang sangat jauh. Standar terbaru untuk kabel ini adalah ITU-T G.652D, dan G.657.
  • Multi mode  : serat optik dengan diameter core yang agak besar yang membuat laser di dalamnya akan terpantul-pantul di dinding cladding yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini.

2. Berdasarkan indeks bias core:

  • Step indeks : pada serat optik step indeks, core memiliki indeks bias yang homogen.
  • Graded indeks : indeks bias core semakin mendekat ke arah cladding semakin kecil. Jadi pada graded indeks, pusat core memiliki nilai indeks bias yang paling besar. Serat graded indeks memungkinkan untuk membawa bandwidth yang lebih besar, karena pelebaran pulsa yang terjadi dapat diminimalkan.

 

Kabel serat optik

Pelemahan (Attenuation) cahaya sangat penting diketahui terutama dalam merancang sistem telekomunikasi serat optik itu sendiri. Pelemahan cahaya dalam serat optik adalah adanya penurunan rata-rata daya optik pada kabel serat optik, biasanya diekspresikan dalam decibel (dB) tanpa tanda negatif. Berikut ini beberapa hal yang menyumbang kepada pelemahan cahaya pada serat optik.

  1. Penyerapan
    Kehilangan cahaya yang disebabkan adanya kotoran dalam serat optik.
  2. Penyebaran (Scattering)
  3. Kehilangan radiasi (radiative losses)

Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan BER (Bit error rate). Salah satu ujung serat optik diberi masukan data tertentu dan ujung yang lain mengolah data itu. Dengan intensitas laser yang rendah dan dengan panjang serat mencapai beberapa km, maka akan menghasilkan kesalahan. Jumlah kesalahan persatuan waktu tersebut dinamakan BER. Dengan diketahuinya BER maka, Jumlah kesalahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat diperkirakan besarnya.

v  Kode warna pada kabel serat optik

·         Selubung luar

Dalam standarisasinya kode warna dari selubung luar (jacket) kabel serat optik jenis Patch Cord adalah sebagai berikut:

Warna selubung luar/jacket

Artinya

Kuning

serat optik single-mode

Oren

serat optik multi-mode

Aqua

Optimal laser 10 giga 50/125 mikrometer serat optik multi-mode

Abu-Abu

Kode warna serat optik multi-mode, yang tidak digunakan lagi

Biru

Kadang masih digunakan dalam model perancangan

·         Konektor

Pada kabel serat optik, sambungan ujung terminal atau disebut juga konektor, biasanya memiliki tipe standar seperti berikut:

  1. FC (Fiber Connector): digunakan untuk kabel single mode dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver. Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi yang dapat diatur, sehingga ketika dipasangkan ke perangkat lain, akurasinya tidak akan mudah berubah.
  2. SC (Subsciber Connector): digunakan untuk kabel single mode, dengan sistem dicabut-pasang. Konektor ini tidak terlalu mahal, simpel, dan dapat diatur secara manual serta akurasinya baik bila dipasangkan ke perangkat lain.
  3. ST (Straight Tip): bentuknya seperti bayonet berkunci hampir mirip dengan konektor BNC. Sangat umum digunakan baik untuk kabel multi mode maupun single mode. Sangat mudah digunakan baik dipasang maupun dicabut.
  4. Biconic: Salah satu konektor yang kali pertama muncul dalam komunikasi fiber optik. Saat ini sangat jarang digunakan.
  5. D4: konektor ini hampir mirip dengan FC hanya berbeda ukurannya saja. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya.
  6. SMA: konektor ini merupakan pendahulu dari konektor ST yang sama-sama menggunakan penutup dan pelindung. Namun seiring dengan berkembangnya ST konektor, maka konektor ini sudah tidak berkembang lagi penggunaannya.
  • jenis-jenis konektor tipe kecil:
  1. LC
  2. SMU
  3. SC-DC

 

Selain itu pada konektor tersebut biasanya menggunakan warna tertentu dengan maksud sebagai berikut:

Warna Konektor

Arti

Keterangan

Biru

Physical Contact (PC), 0°

yang paling umum digunkan untuk serat optik single-mode.

Hijau

Angle Polished (APC), 8°

sudah tidak digunakan lagi untuk serat optik multi-mode

Hitam

Physical Contact (PC), 0°

Abu-abu,

Krem

Physical Contact (PC), 0°

serat optik multi-mode

Putih Physical Contact (PC), 0°
Merah Penggunaan khusus

Serat

Sebuah kabel reel trailer dengan saluran yang dapat membawa serat optik.

 

 

 

 

Single-mode serat optik di bawah tanah lubang layanan

Sebuah serat optik terdiri dari inti, cladding , dan buffer (lapisan luar pelindung), di mana panduan kelongsong cahaya sepanjang inti dengan menggunakan metode refleksi internal total . Inti dan cladding (yang memiliki-rendah -indeks bias ) biasanya terbuat dari berkualitas tinggi silika kaca, meskipun mereka bisa berdua akan terbuat dari plastik juga. Menghubungkan dua serat optik dilakukan dengan penyambungan fusi atau splicing mekanikal dan membutuhkan keahlian khusus dan teknologi interkoneksi karena presisi mikroskopis yang diperlukan untuk menyelaraskan core serat.

Dua jenis utama dari serat optik yang digunakan dalam komunikasi optik meliputi -mode serat optik multi dan serat optik mode tunggal . Modus-multi serat optik memiliki inti yang lebih besar (≥ 50 mikrometer ), yang memungkinkan kurang tepat, pemancar murah dan penerima untuk terhubung ke itu juga sebagai penghubung murah. Namun, multi-mode serat memperkenalkan distorsi multimode , yang sering membatasi bandwidth dan panjang link. Selanjutnya, karena yang lebih tinggi dopan konten, multi-mode serat biasanya mahal dan menunjukkan redaman lebih tinggi. Inti dari serat single-mode lebih kecil (<10 mikrometer) dan memerlukan peralatan yang mahal dan metode interkoneksi, namun memungkinkan lebih lama, link berkinerja tinggi.

Untuk paket serat menjadi produk komersial dapat hidup, biasanya protektif-dilapisi dengan menggunakan sinar ultraviolet (UV), cahaya-sembuh polimer akrilat , kemudian diakhiri dengan konektor serat optik , dan akhirnya dirakit menjadi sebuah kabel. Setelah itu, dapat diletakkan di dalam tanah dan kemudian jalankan melalui dinding bangunan dan dikerahkan aerially dalam cara yang mirip dengan kabel tembaga. Serat ini membutuhkan pemeliharaan kurang dari umum kabel twisted pair, begitu mereka dikerahkan.

Jarak transmisi sistem komunikasi serat optik secara tradisional telah dibatasi oleh atenuasi serat dan distorsi serat Dengan menggunakan repeater opto-elektronik, masalah ini telah dieliminasi. Repeater ini mengubah sinyal menjadi sinyal listrik, dan kemudian menggunakan pemancar untuk mengirim sinyal lagi pada intensitas yang lebih tinggi daripada sebelumnya Karena kerumitan tinggi dengan sinyal panjang gelombang divisi-modern multiplexing (termasuk fakta bahwa mereka harus dipasang sekitar sekali setiap km 20), biaya repeater ini sangat tinggi.

Pendekatan alternatif adalah dengan menggunakan penguat optik , yang menguatkan sinyal optik secara langsung tanpa harus mengubah sinyal ke dalam domain listrik.Hal ini dilakukan oleh doping panjang serat dengan bumi-mineral langka erbium , dan pemompaan dengan cahaya dari laser dengan panjang gelombang lebih pendek dari sinyal komunikasi (biasanya 980 nm ). Amplifier sebagian besar telah digantikan repeater dalam instalasi baru.

v  Panjang gelombang-division multiplexing

Panjang gelombang-division multiplexing (WDM) adalah praktek mengalikan kapasitas yang tersedia dari sebuah serat optik dengan menambahkan saluran baru, masing-masing saluran pada panjang gelombang cahaya baru. Hal ini membutuhkan multiplekser panjang gelombang divisi dalam peralatan transmisi dan demultiplexer (dasarnya spektrometer ) di peralatan penerima. grating Waveguide tersusun biasanya digunakan untuk multiplexing dan demultiplexing di WDM. Menggunakan teknologi WDM sekarang tersedia secara komersial, bandwidth dari serat dapat dibagi menjadi sebanyak 160 saluran untuk mendukung kecepatan bit digabungkan menjadi kisaran terabit per detik.

v  produk jarak Bandwidth

Karena pengaruh kenaikan dispersi dengan panjang serat, sistem transmisi serat sering ditandai dengan bandwidth-jarak produknya, sering dinyatakan dalam satuan MHz km ×. Nilai ini merupakan produk dari bandwidth dan jarak karena ada trade off antara bandwidth sinyal dan jarak itu dapat dilakukan. Misalnya, serat multimode yang sama dengan produk bandwidth-jarak 500 km × MHz bisa membawa sinyal 500 MHz untuk 1 Km atau 1000 MHz untuk sinyal 0,5 km.

Melalui kombinasi kemajuan dalam manajemen dispersi, -division multiplexing panjang gelombang , dan amplifier optik, serat optik hari-modern dapat membawa informasi pada sekitar 14 Terabits per detik lebih dari 160 kilometer serat. Engineers selalu melihat keterbatasan mutakhir dalam rangka untuk meningkatkan komunikasi serat optik, dan beberapa dari pembatasan ini saat ini sedang diteliti. Misalnya, NTT mampu mencapai 69,1 Tbit / jaringan transmisi dengan menerapkan wavelength division multiplex (WDM) dari 432 panjang gelombang dengan kapasitas 171 Gb / s melalui sebuah serat optik tunggal 240 km-panjang pada tanggal 25 Maret 2010.Ini telah kecepatan transmisi optik tertinggi yang pernah tercatat.

Saluran cahaya per sinyal merambat serat telah dimodulasi pada tingkat setinggi 111 gigabit per detik oleh NTT, meskipun 10 atau 40 Gb / s khas dalam sistem dikerahkan. [8] [9] Setiap serat dapat membawa banyak saluran independen, masing-masing menggunakan panjang gelombang cahaya yang berbeda ( -division multiplexing panjang gelombang (WDM)). Tingkat data yang bersih (data rate tanpa byte overhead) per serat adalah saluran data rate per dikurangi dengan overhead FEC, dikalikan dengan jumlah saluran (biasanya sampai delapan puluh dalam komersial WDM padat sistem pada 2008 [update] ). Serat optik laboratorium saat merekam data rate, yang diselenggarakan oleh Bell Labs di Villarceaux, Perancis, adalah multiplexing 155 saluran, masing-masing tercatat 100 Gb / s melalui serat 7000 km.

v  Dispersi

Untuk optik fiber glass modern, jarak transmisi maksimum dibatasi bukan oleh penyerapan bahan baku langsung tetapi oleh beberapa jenis dispersi , atau penyebaran dari pulsa optik saat mereka melakukan perjalanan sepanjang serat . dispersi antar moda, disebabkan oleh kecepatan aksial transversal yang berbeda dari mode yang berbeda, membatasi kinerja multi-mode fiber . Karena serat single-mode hanya mendukung satu modus melintang, dispersi antar moda dihilangkan.

Dalam single-mode kinerja serat terutama dibatasi oleh dispersi chromatic (juga disebut dispersi kecepatan grup ), yang terjadi karena indeks kaca sedikit berbeda-beda tergantung pada panjang gelombang cahaya, dan cahaya dari pemancar optik nyata tentu memiliki lebar spektral tidak nol ( karena modulasi). Polarisasi modus dispersi , keterbatasan sumber lain, terjadi karena meskipun-mode serat tunggal dapat mempertahankan hanya satu modus melintang, dapat membawa mode ini dengan dua polarisasi yang berbeda, dan ketidaksempurnaan sedikit atau distorsi dalam serat dapat mengubah kecepatan propagasi untuk dua polarisasi. Fenomena ini disebut birefringence serat dan dapat menetral oleh polarisasi-mempertahankan serat optik . Dispersi membatasi bandwidth dari serat optik karena denyut membatasi penyebaran tingkat yang pulsa dapat mengikuti satu sama lain pada bahan tersebut dan masih dibedakan pada penerima.

Beberapa dispersi, terutama dispersi berwarna, dapat dihapus oleh ‘kompensator dispersi’ a. Ini bekerja dengan menggunakan panjang khusus disiapkan serat yang mempunyai dispersi berlawanan dengan yang disebabkan oleh transmisi serat, dan ini mempertajam pulsa sehingga dapat diterjemahkan dengan benar oleh elektronik.

Atenuasi

Fiber atenuasi , yang memerlukan penggunaan sistem amplifikasi, disebabkan oleh kombinasi penyerapan bahan , hamburan Rayleigh , hamburan Mie , dan kerugian koneksi. Meskipun serap untuk silika murni hanya sekitar 0,03 dB / km (serat modern telah redaman sekitar 0.3 dB / km), kotoran dalam serat optik asli disebabkan redaman sekitar 1000 dB / km. Bentuk lain dari redaman disebabkan oleh fisik menekankan kepada serat, mikroskopis fluktuasi kepadatan, dan teknik splicing tidak sempurna.

v  windows Transmisi

Setiap efek yang memberikan kontribusi terhadap redaman dan dispersi tergantung pada panjang gelombang optik. Pita panjang gelombang (atau windows) yang ada di mana efek-efek yang paling lemah adalah yang paling menguntungkan untuk transmisi. Jendela ini telah distandardisasi, dan didefinisikan band saat ini adalah sebagai berikut:

Band

Deskripsi

panjang gelombang

O band

asli

1260-1360 nm

E band

luas

1360-1460 nm

S band

pendek panjang gelombang

1460-1530 nm

C band

konvensional (“jendela erbium”)

1530-1565 nm

L band

panjang gelombang

1565-1625 nm

U band

ultralong panjang gelombang

1625-1675 nm

Perhatikan bahwa tabel ini menunjukkan bahwa teknologi saat ini telah berhasil untuk menjembatani jendela kedua dan ketiga yang awalnya menguraikan.

Secara historis, ada jendela yang digunakan di bawah band O, yang disebut jendela pertama, pada 800-900 nm, namun, kerugian yang tinggi di daerah ini sehingga jendela ini digunakan terutama untuk komunikasi jarak pendek. Jendela rendah saat ini (O dan E) sekitar 1300 nm memiliki kerugian yang lebih rendah. Jendela tengah (S dan C) di sekitar 1500 nm yang paling banyak digunakan. This region has the lowest attenuation losses and achieves the longest range. Daerah ini memiliki redaman terendah dan kerugian mencapai rentang terpanjang. Hal ini memang memiliki beberapa dispersi, perangkat kompensator sehingga dispersi digunakan untuk menghapus ini.

Ketika link komunikasi harus span jarak lebih besar dari yang ada teknologi serat optik yang mampu, sinyal harus dibuat ulang pada titik-titik menengah di link oleh repeater . menambah biaya besar untuk sebuah sistem komunikasi, dan perancang sistem berusaha untuk meminimalkan penggunaannya.

kemajuan terbaru di serat optik dan teknologi komunikasi telah mengurangi degradasi sinyal begitu jauh sehingga regenerasi dari sinyal optik ini hanya diperlukan selama jarak ratusan kilometer. Hal ini sangat mengurangi biaya jaringan optik, khususnya selama rentang bawah di mana biaya dan keandalan repeater adalah salah satu faktor kunci yang menentukan kinerja sistem secara keseluruhan kabel. Uang muka utama yang berkontribusi terhadap peningkatan kinerja adalah manajemen dispersi, yang berusaha untuk menyeimbangkan efek dispersi terhadap non-linearitas, dan soliton , yang menggunakan efek nonlinier dalam serat untuk mengaktifkan bebas propagasi dispersi jarak jauh.

 

Sebuah serat mobile optik sambatan laboratorium digunakan untuk mengakses dan sambatan kabel bawah tanah.

 

Sebuah kandang serat optik sambatan bawah tanah terbuka.

Pilihan antara serat optik dan listrik (atau tembaga ) transmisi untuk sistem tertentu dibuat berdasarkan sejumlah trade-offs. Serat optik umumnya dipilih untuk sistem yang membutuhkan lebih tinggi bandwidth atau rentang jarak lebih dari pemasangan kabel listrik dapat menampung.

Manfaat utama serat adalah kerugian yang sangat rendah (sehingga jarak yang jauh antara amplifier / repeater), ketiadaan arus sinyal tanah dan parasit lain dan masalah daya umum untuk konduktor listrik paralel lama berjalan (karena ketergantungan lampu daripada listrik untuk transmisi, dan sifat dielektrik serat optik), dan inheren tinggi kapasitas pembawa data. Ribuan link listrik akan diperlukan untuk mengganti kabel serat tunggal bandwidth tinggi. Manfaat lain dari serat adalah bahwa bahkan ketika berjalan bersama satu sama lain untuk jarak jauh, kabel serat pengalaman tidak efektif crosstalk , berbeda dengan beberapa jenis listrik jalur transmisi . Serat dapat diinstal di daerah dengan tinggi interferensi elektromagnetik (EMI), seperti bersama garis utilitas, saluran listrik, dan rel kereta api. kabel non-logam semua-dielektrik juga

Sebagai perbandingan, sedangkan satu-baris, sistem tembaga voice-grade lagi dari beberapa kilometer membutuhkan repeater sinyal in-line untuk kinerja yang memuaskan, tidak jarang untuk sistem optik untuk pergi lebih dari 100 kilometer (60 mil), dengan tidak aktif atau pasif pengolahan.Single-mode kabel serat biasanya tersedia dalam panjang 12 km, meminimalkan jumlah splices diperlukan selama jangka kabel yang panjang. Multi-mode fiber tersedia dalam panjang sampai 4 km, meskipun standar industri hanya mandat berjalan 2 km tak terputus.

Singkatnya aplikasi bandwidth jarak dan relatif rendah, transmisi listrik sering disukai karena nya

  • Lebih rendah biaya bahan, di mana jumlah besar tidak diperlukan
  • Lebih rendah biaya pemancar dan penerima
  • Kemampuan untuk membawa daya listrik maupun sinyal (dalam kabel yang dirancang khusus)
  •  Kemudahan operasi transduser dalam linear mode.

Serat optik lebih sulit dan mahal untuk sambatan dari konduktor listrik. Dan pada kekuasaan yang lebih tinggi, serat optik rentan terhadap sekering serat , mengakibatkan kerusakan bencana inti serat dan kerusakan komponen transmisi. [12]

Karena manfaat dari transmisi listrik, komunikasi optik tidak umum di pendek ke kotak-kotak-, backplane , atau-ke-chip aplikasi chip, namun sistem optik pada skala yang telah dibuktikan di laboratorium.

Dalam situasi tertentu serat dapat digunakan bahkan untuk jarak pendek atau aplikasi bandwidth rendah, karena fitur penting lainnya:

  • Kekebalan terhadap interferensi elektromagnetik, termasuk nuklir pulsa elektromagnetik (walaupun serat dapat rusak oleh alfa dan beta radiasi).
  • Tinggi hambatan listrik , sehingga aman digunakan dekat-peralatan tegangan tinggi atau antara daerah dengan potensi bumi yang berbeda.
  • Lighter berat badan-penting, misalnya, di dalam pesawat terbang.
  • Tidak ada percikan-penting di lingkungan gas mudah terbakar atau mudah meledak.
  • Tidak radiasi elektromagnetik, dan sulit untuk menyadap tanpa mengganggu-sinyal penting di lingkungan tinggi keamanan.
  • Jauh lebih kecil ukuran-kabel penting di mana jalur yang terbatas, seperti jaringan bangunan yang ada, di mana saluran yang lebih kecil dapat dibor dan ruang dapat disimpan dalam saluran yang ada kabel dan nampan.

Kabel serat optik dapat dipasang di bangunan dengan peralatan yang sama yang digunakan untuk menginstal tembaga dan kabel koaksial, dengan beberapa modifikasi karena ukurannya yang kecil dan ketegangan tarik terbatas dan tikungan radius kabel optik. Kabel optik biasanya dapat diinstal dalam sistem saluran dalam bentang 6.000 meter atau lebih tergantung pada kondisi saluran, tata letak dari sistem saluran, dan teknik instalasi. panjang kabel dapat digulung pada titik menengah dan menarik lebih jauh ke dalam sistem saluran yang diperlukan.

Agar berbagai produsen untuk dapat mengembangkan komponen yang berfungsi compatibly dalam sistem komunikasi serat optik, sejumlah standar telah dikembangkan International Telecommunication Union menerbitkan beberapa standar berhubungan dengan karakteristik dan kinerja serat itu sendiri, termasuk

  • ITU-T G.651 , “dari multimode 50/125 dinilai pM Karakteristik kabel serat optik indeks”
  • ITU-T G.652 , “Karakteristik dari mode-satu kabel serat optik”

Standar lainnya yang menetapkan kriteria kinerja untuk serat, pemancar, dan penerima untuk digunakan bersama dalam sesuai sistem. Beberapa dari standar ini adalah sebagai berikut:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s